Arsip Tag: SMK 1 MALILI

Radarluwu. Com, Luwu Timur — SMKN 1 Luwu Timur kembali menjalin kemitraan strategis dengan UT School Makassar, sebuah lembaga pelatihan profesional di bawah naungan Perusahaan United Tractors, dalam rangka mencetak lulusan yang kompeten dan siap kerja di bidang mekanik alat berat.

Program kerja sama ini mendapat sambutan antusias dari para calon peserta. Tercatat sebanyak 75 orang mendaftar untuk mengikuti seleksi, tidak hanya berasal dari Luwu Timur, tetapi juga dari berbagai daerah lainnya. Salah satu peserta bahkan datang dari Parepare, menunjukkan semangat tinggi untuk bisa bergabung dalam program ini.

Dari 75 peserta yang mendaftar, sebanyak 15 orang berhasil lolos hingga tahap tes psikologi. Mayoritas dari mereka merupakan alumni SMKN 1 Luwu Timur dan lulusan dari sejumlah SMA/SMU di wilayah Luwu Timur. Mereka yang lolos nantinya akan mengikuti program pelatihan intensif di UT School Makassar.

Program pelatihan ini dirancang selama 3,5 bulan di ruang kelas, yang kemudian dilanjutkan dengan tahap magang di sejumlah perusahaan yang berada di bawah naungan United Tractors. Dalam masa magang, peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman kerja langsung, tetapi juga difasilitasi oleh manajemen UT School, termasuk pemberian seragam, biaya transportasi, akomodasi di mess, serta konsumsi makan tiga kali sehari.

Kepala SMKN 1 Luwu Timur melalui Wakasek Humas, Arman menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan kali kedua dilaksanakan di sekolahnya. Menurutnya, program ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap pengembangan kompetensi dan peningkatan daya saing lulusan, khususnya di sektor industri alat berat yang saat ini sangat dibutuhkan di dunia kerja.

“Program ini menjadi peluang besar bagi para alumni untuk memperoleh pendidikan dan pengalaman langsung dari industri, sehingga saat lulus dari pelatihan mereka tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap bersaing di lapangan,” ungkapnya.

Dengan adanya kerja sama ini, SMKN 1 Luwu Timur berharap dapat terus menjadi jembatan yang menghubungkan peserta didik dan alumni dengan dunia industri, serta menciptakan sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan berdaya saing tinggi.

Radarluwu, Malili, Badan Pengawas Pemilihan Umum – Komitmen Bawaslu Kabupaten Luwu Timur dalam membangun kesadaran demokrasi sejak dini terus ditunjukkan. Koordinator Divisi Hukum Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Humas Sulkifli, menyambangi SMKN 1 Luwu Timur, Senin (21/7/2025) untuk menjajaki kolaborasi dalam pelaksanaan kegiatan pendidikan politik bagi pemilih pemula.

Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang Kepala Sekolah, Sulkifli mengungkapkan bahwa SMKN 1 Luwu Timur akan menjadi tempat awal atau pilot project untuk pelaksanaan program pendidikan politik yang menyasar kalangan pelajar, khususnya yang akan berusia 17 tahun pada Pemilu dan Pemilihan mendatang.

“Tujuan kami adalah membangun elaborasi dengan sekolah dalam rangka pelaksanaan pendidikan politik bagi pemilih pemula. Harapannya, nilai-nilai demokrasi yang baik bisa terbangun sejak dini di kalangan pelajar,” ujar Sulkifli.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bentuk perhatian Bawaslu terhadap pentingnya penguatan pendidikan politik di lingkungan sekolah. Menurutnya, pemilih pemula memiliki peran penting dalam menjaga kualitas demokrasi ke depan, sehingga pemahaman mereka tentang pemilu dan nilai-nilai demokrasi perlu diperkuat melalui pendekatan yang edukatif yang berbasis pengawasan partisipatif.

“Kami ingin memastikan bahwa pendidikan politik tidak hanya terjadi menjelang pemilu maupun pemilihan, tapi menjadi proses yang berkesinambungan. Salah satunya dengan melibatkan institusi Pendidikan,” ujar Sulkifli.

Pria yang akrab disapa Songko Lotong itu juga menjelaskan bahwa saat ini Bawaslu Luwu Timur tengah melakukan pengawasan terhadap proses Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Momentum ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi kelembagaan, salah satunya dengan institusi pendidikan.

“Kegiatan pendidikan politik ini akan kami sinergikan dengan program pengawasan PDPB yang sedang berjalan, agar penguatan data pemilih dan pendidikan demokrasi dapat berjalan secara bersamaan,” jelasnya.

Kepala SMKN 1 Luwu Timur Andy Camat, menyambut baik rencana tersebut dan menyatakan kesiapan sekolah untuk berkolaborasi.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Pendidikan politik bagi siswa sangat penting agar mereka memahami proses demokrasi dengan baik. Kami siap melibatkan siswa secara aktif dalam program yang dirancang Bawaslu,” ujar Andy Camat.

Radarluwu, Luwu Timur, 16 Juli 2025 — Memasuki hari ketiga pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMKN 1 Luwu Timur, para peserta didik baru mendapatkan pembekalan penting mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif lainnya.

Materi ini disampaikan langsung oleh Kasat Narkoba Polres Luwu Timur, AKP Nasruddin, yang hadir bersama Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMKN 1 Luwu Timur. Kehadiran AKP Nasruddin disambut meriah oleh para peserta didik baru dengan antusiasme tinggi.

Dalam penyampaiannya, AKP Nasruddin menjelaskan secara rinci mengenai jenis-jenis narkoba, dampak buruk penggunaannya, serta aspek hukum yang mengaturnya. Ia menegaskan bahwa penyalahgunaan narkotika merupakan tindakan yang melanggar hukum, merusak kesehatan, serta berdampak negatif terhadap kehidupan sosial dan lingkungan.

“Narkoba bukan hanya menyebabkan ketergantungan, tapi juga mengakibatkan kerusakan fisik dan mental yang serius. Jika dikonsumsi tanpa pengawasan medis, dampaknya bisa sangat fatal,” ujar Nasruddin.

Ia juga memaparkan berbagai risiko yang dapat ditimbulkan oleh penyalahgunaan narkoba, mulai dari gangguan kesehatan, kerusakan organ, hingga peningkatan potensi terjadinya tindak kriminal dan kecelakaan. Dalam kesempatan tersebut, AKP Nasruddin turut memperkenalkan regulasi serta prosedur rehabilitasi bagi individu yang terdampak narkotika.

Menutup sesi penyuluhannya, AKP Nasruddin berpesan kepada seluruh peserta didik untuk selalu waspada dalam bergaul, terutama di luar lingkungan sekolah, serta menjaga diri agar tetap berada di jalur yang positif. Ia berharap para siswa dapat tumbuh menjadi generasi unggul di bidangnya masing-masing.