radarluwu. Com, Malili-Para pembalap lokal di Luwu Timur, tengah menghadapi tantangan besar dalam upaya mereka mencari sponsor untuk mengikuti turnamen Kejurda Balap Motor Seri III yang di laksanakan di Kabupaten Luwu Timur, Sabtu (24/08/2024).
Meskipun memiliki potensi dan keterampilan yang tidak kalah dengan pembalap dari daerah lain, banyak pembalap Luwu Timur merasa mereka diabaikan oleh para sponsor yang lebih memilih mendukung atlet dari kota-kota besar.
Salah satu pembalap lokal, Edy Prabowo, mengungkapkan frustrasinya dalam mencari sponsor. “Kami di Luwu Timur juga punya bakat dan kemampuan. Banyak dari kami telah membuktikan diri di tingkat lokal, tetapi ketika mencoba mencari sponsor untuk berkompetisii, kami sering diabaikan,” kata Edy biasa d panggil edger.

Edger menjelaskan bahwa kesulitan mencari sponsor bukan hanya karena kurangnya perhatian, tetapi juga karena kurangnya akses untuk menunjukkan potensi “Kami sering kali tidak punya cukup dana untuk ikut kejuaraan, yang membuat sponsor enggan mendukung kami. Mereka lebih memilih yang sudah terkenal,” tambahnya.
Saya sudah beberapa kali mengikuti kejuaraan balap terakhir saya juara 2 dan masih banyak teman lokal Luwu Timur lainnya yang sudah berprestasi.
beberapa hari lagi Kejurda motor seri III dilaksanakan di Luwu Timur, sampai sekarang saya masih kesulitan menemukan sponsor, ” Ujarnya.

Namun kami dan komunitas pembalap motor lokal tidak tinggal diam melihat keadaan ini, kami terus berupaya mencari solusi untuk masalah ini. kami berharap ada peningkatan kesadaran dan perhatian dari pihak sponsor serta pemerintah daerah untuk mendukung para pembalap lokal. “Kita butuh dukungan, baik dari sponsor swasta maupun dari pemerintah, agar pembalap-pembalap muda kita bisa berkembang dan tidak kalah dengan daerah lain,”tambahnya.
Dengan semangat yang tinggi, para pembalap lokal Luwu Timur berharap bisa terus berjuang dan meraih dukungan yang mereka butuhkan. Mereka yakin bahwa dengan latihan dan kesempatan yang cukup, mereka dapat bersaing dengan siapa saja di arena balap. “Kami tidak minta lebih, kami hanya minta kesempatan yang sama. Kami ingin menunjukkan bahwa pembalap Luwu Timur juga bisa berprestasi,” pungkas edger dengan penuh harap.
