Arsip Penulis: admin

MAKASSAR — PT PLN (Persero) kembali memberlakukan pemadaman listrik bergilir di sejumlah kawasan Kota Makassar dan sekitarnya pada Selasa (1/9/2026). Penghentian sementara aliran listrik ini berlangsung bertahap mulai pukul 14.30 WITA hingga menjelang tengah malam di beberapa titik.

Langkah ini merupakan bagian dari pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah kerja PLN UID Sulselrabar. Manajer Komunikasi dan TJSL PLN UID Sulselrabar, Niki Rendra Adisetiawan, menyampaikan kegiatan tersebut digelar untuk menjaga keandalan sekaligus mengoptimalkan kinerja pasokan listrik bagi masyarakat.

Pengaturan beban dilakukan di lima wilayah kerja ULP: Karebosi, Mattoanging, Panakkukang, Sungguminasa, dan Daya.

ULP Panakkukang
– 14.30–18.00: Jl. Tamangapa Raya (3 & 5), Rahmatullah, Dr. Leimena (sebagian), Antang Raya, Paleo, Perumnas Antang, Manggala, Bangkala, Ujung Bori, Paccinang Raya, Taman Makam Pahlawan, Urip Sumoharjo (sebagian), Antariksa, Masjid Baiturrahman, Kompleks CV Dewi.
– 17.30–20.00: Tamalate (sebagian), Emmy Saelan 2, Bendungan Bili-Bili, Poltekkes, Karaeng Bonto Tangga, Karunrung, BRI Hertasning, Hertasning 10.
– 19.30–22.00: Janggo Paropo, Abdullah Dg Sirua, Baruga, Nipa-Nipa, Ayah Syekh Yusuf, Kompleks Asabri, Mangasa Permai, Tallasalapang, Bumi Permata Hijau, Jipang Raya, Kompleks IDI Antang, Borong Raya (sebagian).
– 21.30–00.00: Adhyaksa Lama/Baru, Racing Center, Toddopuli Raya, Villa Surya Mas, Toddopuli 7 & 10, Borong Indah, Puri Taman Sari, Permata Hijau (sebagian).

ULP Karebosi
– 14.00–18.00: Sunu, Kompleks Unhas, Maccini Raya, Urip Sumoharjo, Diponegoro, Bulusaraung, Masjid Raya, Galangan Kapal, Sabutung, Maccini Baru/Kidul/Sawah/Tengah, Bawakaraeng.
– 17.30–21.30: Veteran Utara, Maccini Gusung, AP Pettarani, Ahmad Yani, Nusakambangan, HOS Cokroaminoto, Jenderal Sudirman, Dr. Sutomo, Emmy Saelan, Tallasa City, Pergudangan Parangloe.
– 21.30–24.00: Kalimantan, Cakalang, Kodingareng, Yos Sudarso, Banda, Sulawesi, Nusantara, Lembeh, Timor, Bali, Urip Sumoharjo.

ULP Mattoanging
– 14.30–18.00: Daeng Tata 1, Kompleks Tabaria, Manuruki Raya, Manuruki 2.
– 17.30–20.00: AP Pettarani, Pelita Raya, Monginsidi Baru/Lama, Veteran Utara/Selatan, Domba, Rusa, Gajah, Buku Kunyit, Kijang.
– 19.30–22.00: Manunggal 22, Tanjung Alang, Nuri, Dahlia, Baji Minasa, Hati Murni, Anggrek.
– 21.30–24.00: Alauddin, Manurukki, Mamoa, Traktor.

ULP Sungguminasa
– 14.30–18.30: Poros Pallangga, SPBU Cambayya/Pallangga/Tanetea, Sungguminasa–Takalar, UPT Diklat PLN, SPAM Mamminasata, Unhas Fakultas Teknik, Poros Malino, Puskesmas Bontomarannu + kampung/perumahan sekitar Pallangga, Barombong, Kanjilo, Pattallassang.
– 17.30–21.30: Sultan Alauddin (sebagian), Tun Abdul Razak, FK & RS Unismuh, Living Plaza Hertasning, Citraland, Royal Spring, TPI Bili-Bili, Garudafood, Polsek & Puskesmas Pallangga, Benteng Somba Opu (sebagian), Pao-Pao.
– 19.30–23.30: Biring Kaloro, Nurul Jihad, Parang Banoa, Pangkabinanga (sebagian), Bontoramba (sebagian), Buttadidia, Tattakkang.

ULP Daya
– 14.30–18.00: Kima Raya 1, Ir. Sutami (Baratayudha–Parangloe), Kapasa, Citraland Cluster F-G, Kotipa, Terminal Daya, RS Permata Hati BTP, Perumahan BTP (Blok A,B,C,J,H,M).
– 17.30–20.00: Kima 4–10, PT Wika Beton, RS Unhas, Hotel Unhas, Mitra10, Apartemen Bandaraya, Coca-Cola, Pupuk Sriwijaya, Universitas Terbuka. (1/2)

Radar Luwu – Kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali menyeret Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda). Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga uang senilai Rp 1,5 miliar yang disita penyidik merupakan akumulasi hasil pemotongan insentif yang hakikatnya menjadi milik para pegawai Bappenda Kabupaten Bogor.

Dugaan itu disampaikan Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangan resminya, Selasa (1/9/2026). Budi menegaskan bahwa nominal Rp 1,5 miliar tersebut diduga kuat berasal dari potongan atas insentif yang semestinya diterima secara utuh oleh pegawai di lingkungan Bappenda.

Menurut Budi, aturan daerah telah mengatur pemberian honor tambahan bagi pegawai Bappenda sebagai imbalan atas pelaksanaan tugas memungut pajak daerah. Namun, dalam praktiknya, hak finansial tersebut justru dipangkas oleh sejumlah oknum di lingkungan Bappenda, dan para pegawai yang menerima insentif diduga menjadi korban pemotongan yang dilakukan oknum di lingkup Pemkab Bogor.

Terkait total dana yang berhasil dikumpulkan para oknum pejabat Bappenda, Budi mengungkapkan bahwa penyidik masih terus mendalaminya. Sementara itu, kemungkinan pemeriksaan Bupati Bogor Susmanto dalam perkara ini sepenuhnya ia serahkan kepada kebutuhan penyidik, karena pemanggilan saksi pada tahap penyidikan merupakan kewenangan penyidik untuk mengungkap perkara.

Sebelumnya, pada Kamis (20/8/2026), penyidik KPK mengamankan uang tunai sekitar Rp 1,5 miliar dalam rangkaian kegiatan penyelidikan dugaan korupsi pemotongan upah pungut di Pemkab Bogor. Keberadaan uang tersebut dikonfirmasi Budi Prasetyo saat memberikan keterangan di Gedung Merah Putih, Jakarta, Jumat (21/8/2026).

Budi menjelaskan, penyelidikan kala itu menyasar Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Bogor, lembaga yang kini berganti nama menjadi Bappenda. Perkara ini pun telah naik status dari penyelidikan ke penyidikan setelah digelar perkara di tingkat pimpinan KPK pada malam harinya.

Dengan naiknya status perkara tersebut, proses pengusutan dugaan pemotongan insentif pegawai di lingkungan Pemkab Bogor dipastikan berlanjut ke tahap yang lebih mendalam. Publik pun menanti kejelasan siapa saja pihak yang kelak ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Sumber: Kompas.com

Radar Luwu – Beredarnya video yang menampilkan jembatan gantung di Pangandaran diduga ambruk saat proses peresmian akhirnya mendapat tanggapan resmi dari TNI Angkatan Darat. Momen tersebut berlangsung di Jembatan Gantung Pongpet yang berada di Dusun Margajaya, Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, tepatnya pada Minggu (30/8/2026).

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat, Brigjen TNI Donny Pramono, menegaskan bahwa jembatan tersebut tidak roboh secara keseluruhan. Ia menyampaikan bahwa pemberitaan yang menyebut istilah “ambruk” perlu diluruskan, sebab kondisi yang terjadi bukanlah keruntuhan total pada struktur bangunan jembatan.

Donny menjelaskan, bagian utama konstruksi masih berada pada posisi semula, sementara komponen yang mengalami kendala adalah tali sling pada sisi kiri yang lepas dari sistem pengikat utama. Kejadian ini dipicu oleh lebih dari 50 orang yang melintas jembatan secara bersamaan, jumlah yang melebihi kapasitas yang sudah ditentukan sehingga tali pengikat tersebut akhirnya terlepas.

Sebelum peresmian berlangsung, Kodim 0625/Pangandaran telah mensosialisasikan kapasitas serta ketentuan penggunaan jembatan kepada masyarakat, dan papan pemberitahuan juga sudah dipasang di sisi jembatan. Namun, tingginya antusiasme warga setelah prosesi peresmian membuat aturan tersebut tidak diindahkan. Insiden terjadi ketika jajaran Forkopimda bersama warga bergerak menuju lokasi acara setelah pengguntingan pita oleh Bupati Pangandaran.

Menyusul insiden tersebut, penanganan langsung digerakkan oleh Kodim 0625/Pangandaran bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pangandaran. Sampai sekarang, jembatan belum dibuka untuk umum lantaran masih menjalani perbaikan dan evaluasi teknis.

Donny memaparkan, sejumlah aspek turut diperiksa dalam evaluasi itu, mulai dari kekuatan struktur, sistem pengikat tali sling, hingga kapasitas maksimal jembatan. Hasil pemeriksaan kelak dijadikan acuan untuk memastikan seluruh komponen konstruksi dalam kondisi aman sekaligus memperbaiki pengaturan pemakaian jembatan.

Jembatan Gantung Pongpet dibangun oleh Kodim 0625/Pangandaran sebagai upaya meningkatkan akses dan konektivitas masyarakat Desa Margacinta serta wilayah sekitarnya.

Sumber: Kompas.com

Radar Luwu – Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo selaku Kapolri kembali menggelar perombakan besar-besaran di tubuh institusi kepolisian. Sejumlah posisi penting di Markas Besar Polri maupun di sejumlah kepolisian daerah ikut tersentuh dalam kebijakan rotasi kali ini.

Keputusan mutasi tersebut tertuang dalam tiga surat telegram yang diterbitkan Kapolri, masing-masing bernomor ST/1877/VIII/KEP./2026, ST/1878/VIII/KEP./2026, dan ST/1879/VIII/KEP./2026. Informasi ini disampaikan pihak Polri kepada para wartawan pada Senin (31/8/2026).

Berdasarkan isi ketiga surat telegram itu, total ada 424 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) Polri yang memperoleh penugasan baru.

Salah satu posisi strategis yang mengalami pergantian adalah Asisten Utama Operasi (Astamaops) Kapolri. Pergantian jabatan tersebut tercantum dalam surat telegram bernomor ST/1877/VIII/KEP./2026.

Komjen Fadil Mohammad Fadil Imran, yang sebelumnya memegang amanah sebagai Astamaops Kapolri, kini dialihtugaskan menjadi Pati Stamaops Polri. Mutasi ini sekaligus menjadi bagian dari persiapan jenderal bintang tiga tersebut memasuki masa pensiun.

LUTIM, Radarluwu.com— Jabatan Kapolres Luwu Timur resmi berganti tangan. AKBP Ario Putranto yang sebelumnya memimpin Polres Luwu Timur kini digantikan AKBP Irwan Kurniadi.

Perubahan pucuk pimpinan ini tertuang dalam Surat Telegram (ST) Kapolri Nomor 1878/VIII/Kep/2026 yang diterbitkan pada 30 Agustus 2026. Dalam mutasi tersebut, AKBP Ario Putranto mendapat penugasan baru sebagai Kapolres Luwu Utara, sedangkan AKBP Irwan Kurniadi sebelumnya menjabat Kapolres Aceh Timur.

Kabar pergantian ini dibenarkan oleh PS Kabag SDM Polres Luwu Timur, AKP Agusman. “Benar, Bapak Kapolres diganti sesuai ST Kapolri dan sudah terinput di aplikasi,” ujarnya kepada awak media.

Sementara itu, terpantau pada Senin (31/08/2026), AKBP Ario Putranto masih melakukan pertemuan bersama jajaran dan personel Polres Luwu Timur membahas situasi dan kondisi keamanan serta ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Luwu Timur. (***)