Radarluwu.com
Parumpanai – Warga Desa Parumpanai Dusun Rende-Rende mengaku kesal dan kecewa lantaran sudah dua minggu wilayah mereka terendam banjir tanpa adanya perhatian serius dari pihak berwenang. Banjir yang terjadi tidak hanya merendam jalan utama, tetapi juga menghambat akses masyarakat serta mengganggu aktivitas sehari-hari.
Salah satu warga terdampak, yang enggan disebutkan identitasnya, mengungkapkan bahwa kejadian ini bukan pertama kali terjadi. Setiap musim hujan, wilayah mereka selalu diterjang banjir, namun hingga kini belum ada solusi nyata yang diberikan oleh pemerintah.
“Kami sudah melaporkan masalah ini, tapi tidak ada respon. Bahkan, tempat ini sudah pernah ditinjau langsung oleh dinas PUPR dan BPBD, tetapi sampai sekarang belum ada tindakan nyata. Kami merasa diabaikan,” ujar warga dengan nada kesal pada Minggu (1/2/2025).
Warga berharap pemerintah segera turun tangan untuk mencari solusi jangka panjang agar kejadian serupa tidak terus berulang. Mereka mendesak adanya upaya serius dalam penanganan banjir, baik melalui pembangunan infrastruktur yang lebih baik maupun perbaikan sistem drainase yang lebih efektif.
Situasi ini semakin memperburuk kondisi ekonomi dan sosial warga, terutama bagi mereka yang bergantung pada akses jalan utama untuk mencari nafkah. Masyarakat berharap keluhan mereka kali ini benar-benar didengar dan segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.
