Arsip Kategori: Berita

RadarLuwu.com  Lutim — Suara benturan keras terdengar di Terminal Malili. Masyarakat sekitar dibuat kaget, Selasa, (09/12/2025).

Tabrakan. Begitu kata salah seorang warga lalu berlari ke lokasi kejadian di Jalan Soekarno Hatta Ombase Ds. Puncak indah, Kec. Malili Kab. Luwu Timur. Terlihat sepeda motor matic sudah ringsek menempel di ban belakang truk.

Pengendara sepeda motor yang menabrak dump truk berboncengan. Yang mengendarai bernama Gilang (23). Ia membonceng Umar (20) dari arah Selatan ke Utara (pertamina-perkantoran) dengan kecepatan sedang.

“Dari keterangan saksi tiba-tiba di jalan menikung muncul dari arah berlawanan atau arah depan Mobil Dump Truck Mitsubishi fuso (melawan arus jalur dua) sehingga pengendara sepeda motor tidak dapat menguasai laju kendaraannya dan menabrak bagian safety bak belakang sebelah kiri. Sehingga terjadilah laka lantas,” kata Kasubsi Humas Polres Lutim, Bripka Andi Muh Taufik.

Gilang mengalami luka cukup parah. Kaki tulang betis paha sebelah kirinya patah. Kemudian mengalami luka terbuka di dagu sebelah kiri, luka lecet di bawah hidung, dan luka lecet di pipi sebelah kiri.

Sementara Umar mengalami luka robek di dahi sebelah kanan, lecet di pelipis sebelah kiri, dan lecet di punggung kaki sebelah kanan. “Kedua korban dirujuk ke RSUD Wotu,” sambungnya.

Sopir truk berinisial DAR (40) bebernya, sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Demikian dengan kendaraan truk dan sepeda motor diamankan sebagai barang bukti. (*)

Luwu Timur, 07 Desember 2025 — Sebagai perusahaan pertambangan yang secara konsisten menjalankan operasional dengan prinsip keberlanjutan, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) bagian dari grup Mining Industry Indonesia (MIND ID), berkomitmen untuk menjadi mitra pemerintah untuk mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan, yang salah satunya diwujudkan melalui pelaksanaan Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang selaras dengan SDGs Desa.

Kickoff Program PPM–SDGs Desa Tahun 2025 digelar bersama Pemkab Luwu Timur, Senin (8/12/2025). Kegiatan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Timur, Drs. H. Ramadhan Pirade, Sekdis Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Awaluddin, S.Sos, jajaran pemerintah daerah, serta para Kepala Desa, BPD, dan pelaksana kegiatan dari 38 desa wilayah pemberdayaan PTVI.

Diretur External Relation PT Vale Indonesia, Yusri Yunis menyampaikan bahwa penyesuaian jadwal pelaksanaan PPM tahun ini merupakan bagian dari upaya perusahaan bersama pemerintah daerah untuk memastikan bahwa seluruh program sejalan dengan arah kebijakan Bupati Luwu Timur, lebih berdampak, dan menjangkau masyarakat secara lebih luas dan tepat sasaran.

Keberhasilan program pemberdayaan tidak hanya ditentukan oleh alokasi anggaran, tetapi terutama oleh sinkronisasi kebijakan dan kesamaan arah pembangunan antara desa, pemerintah daerah, dan perusahaan. “PTVI berkomitmen mendukung penuh prioritas pembangunan Kabupaten Luwu Timur. Kami menyambut baik arahan pemerintah daerah untuk memastikan bahwa setiap program benar-benar memberikan dampak yang lebih nyata bagi masyarakat,” ujarYusri Yunus.

Salah satu fokus penting dalam forum kickoff adalah penguatan layanan kesehatan desa melalui pengadaan mobil ambulance desa yang didorong melalui program SDGs Desa. Perusahaan melihat kebutuhan ini sebagai bagian dari layanan dasar yang sangat penting, terutama bagi warga desa yang berada jauh dari fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit.

Pemerintah Daerah Luwu Timur telah menyampaikan bahwa operasional ambulans, termasuk dukungan tenaga medis desa, akan dibiayai melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) sehingga kendaraan tidak hanya tersedia tetapi dapat beroperasi secara berkelanjutan.

PTVI menyambut baik kebijakan tersebut karena Memperkuat efektivitas layanan kesehatan desa,Mendukung percepatan penanganan darurat, Berkontribusi langsung pada tujuan SDGs Desa nomor 3 (Desa Sehat dan Sejahtera). “Sinergi antara desa, pemerintah daerah, dan perusahaan dalam penguatan layanan kesehatan harus menjadi prioritas bersama. PTVI siap mendukung implementasi program yang memberikan manfaat langsung bagi warga, termasuk inisiatif pengadaan ambulance desa,” lanjut Yusri .

Melalui SDGs Desa tahun sebelumnya, terdapat tujuh desa di wilayah pemberdayaan PT Vale yang telah mengadakan kendaraan siaga untuk kebutuhan kesehatan masyarakat. Bersama dengan pemerintah daerah, PT Vale melihat inisiatif ini sebagai langkah penting, namun masih memerlukan Standarisasi layanan, Kelengkapan medis minimal, SOP penanganan darurat desa, Integrasi dengan puskesmas dan tenaga kesehatan.

Selain itu, perusahaan berkomitmen untuk ikut mendorong peningkatan kapasitas desa dalam pengelolaan layanan kesehatan sehingga manfaat kendaraan siaga menjadi lebih optimal dan terlembaga.

Dengan sisa waktu pelaksanaan pada akhir tahun 2025, PTVI memastikan bahwa seluruh tahapan PPM dapat diakselerasi tanpa mengurangi kualitas pelaksanaan dan prinsip akuntabilitas. PTVI menegaskan kembali bahwa perusahaan akan mengikuti seluruh arahan pemerintah daerah,menyesuaikan program dengan prioritas SDGs Desa, melanjutkan tahapan teknis yang telah disepakati, menjaga keterlibatan aktif desa sebagai pelaksana pembangunan.

“Kami percaya bahwa keberhasilan program PPM adalah keberhasilan bersama. Oleh karena itu, PTVI akan terus memastikan bahwa kolaborasi dengan pemerintah daerah dan desa berjalan kuat, konsisten, dan berorientasi pada keberlanjutan,” tutup Yusri.

Dukungan terhadap program pemerintah daerah untuk pembangunan berkelanjutan sejalan dengan nilai-nilai perusahaan, yaitu meningkatkan kualitas hidup dan membangun masa depan yang lebih baik secara bersama-sama.

LUWU TIMUR — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Transnaker) menggencarkan peningkatan kualitas SDM dengan menggelar Pelatihan dan Pembinaan Operator Alat Berat (Dump Truck & Excavator) bersertifikasi Kemnaker/SIO Tahun Anggaran 2025. Kegiatan yang bekerja sama dengan PT Tri Nur Global ini resmi dibuka di Aula Hotel Si Kumbang Tomoni, Senin (08/12/2025).

Pj. Sekda Luwu Timur, Dr. Ramadhan Pirade, didampingi Plt. Kepala Distransnaker, Joni Patabi, memimpin pembukaan kegiatan yang diikuti 200 peserta dari seluruh kecamatan. Turut hadir Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi Sulsel, Direktur PT Tri Nur Global, para camat, dan jajaran Distransnaker.

Dalam sambutannya, Ramadhan menyampaikan apresiasi penuh kepada penyelenggara dan peserta yang didominasi generasi muda.

> “Mewakili Bapak Bupati, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Para peserta sangat antusias dan ini menunjukkan semangat anak muda Lutim untuk meningkatkan kualitas diri,” ujarnya.

 

Ramadhan menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan program prioritas visi-misi Bupati dan Wakil Bupati, khususnya dalam menyiapkan SDM produktif menyongsong hadirnya investasi besar di Bumi Batara Guru.

> “Dengan memperkuat skill sejak dini, masyarakat Luwu Timur akan semakin siap bekerja di perusahaan maupun industri yang akan hadir,” tegasnya.

 

Ia juga menekankan pentingnya kedisiplinan peserta mengikuti seluruh rangkaian pelatihan agar mampu memperoleh hasil maksimal saat ujian sertifikasi.

Pelatihan berlangsung empat hari, diikuti 113 peserta operator dump truck dan 87 peserta operator excavator.

Program ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi generasi muda Lutim untuk mendapatkan peluang kerja yang lebih luas di sektor pertambangan, konstruksi, hingga industri strategis lainnya.

RadarLuwu.com— Dua pelajar UPT SMPN 2 Malili, Marzaqah Adelia Nazima (kelas IX) dan Annisa Arsyfa Aspuji (kelas VII), berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan lolos sebagai peserta pelatihan luring Bina Talenta Indonesia (BTI) bidang Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA). Keduanya akan mengikuti pelatihan intensif di Politeknik Manufaktur Bandung pada 7–13 Desember 2025.

Yang membuat pencapaian ini semakin istimewa, Marzaqah dan Annisa merupakan satu-satunya wakil dari Kabupaten Luwu Timur yang berhasil menembus tahap nasional. Sebelum mencapai titik ini, mereka harus melewati seleksi administrasi dan dua bulan proses pembelajaran daring yang menuntut kedisiplinan dan ketekunan.

Kepala UPT SMPN 2 Malili, Hj. Mardiah As’ad, tak mampu menyembunyikan kebanggaannya. Ia menilai keberhasilan ini menjadi bukti bahwa siswa-siswi dari daerah juga dapat berkompetisi di arena nasional.

“Saya sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh ananda Marzaqah dan Annisa. Ini bukan hanya kebanggaan sekolah, tetapi juga kebanggaan masyarakat Luwu Timur. Semoga prestasi ini memantik semangat seluruh siswa untuk terus berkarya dan berani bersaing hingga tingkat internasional,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari Ilmal, S.Pd., guru pembimbing keduanya. Ia menyebut keberhasilan tersebut sebagai buah dari komitmen dan ketekunan para siswa selama proses seleksi.

“Ini bukti bahwa anak-anak daerah mampu bersaing di tingkat nasional jika diberi ruang, pembinaan, dan kepercayaan. Mereka bekerja keras dan konsisten sejak awal,” tuturnya.

Bagi kedua siswi ini, kesempatan terpilih dalam pelatihan nasional menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi baru.
“Saya bersyukur bisa lolos dan mewakili sekolah. Ini menjadi penyemangat untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan di bidang coding dan kecerdasan artifisial,” kata Marzaqah Adelia Nazima.

Annisa pun mengungkapkan kebahagiaannya.
“Saya tidak menyangka bisa sampai ke tahap ini. Saya ingin memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin dan membanggakan orang tua serta sekolah,” ucapnya.

Keberhasilan Marzaqah dan Annisa diharapkan menjadi inspirasi bagi pelajar Luwu Timur lainnya untuk terus mengasah kemampuan, terutama di bidang teknologi yang semakin berkembang. Prestasi ini sekaligus menunjukkan bahwa generasi muda daerah memiliki potensi besar untuk bersaing di era digital.

RadarLuwu, Malili – Temuan hasil pengawasan uji petik Bawaslu Kabupaten Luwu Timur terhadap pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS) kategori meninggal dunia yang tidak memiliki akta kematian menjadi kendala utama dalam Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Untuk mengatasi persoalan tersebut, Bawaslu menyarankan KPU melibatkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

Hal itu disampaikan Koordinator Divisi Hukum Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Luwu Timur Sulkifli dalam rapat pleno terbuka Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan IV di Kantor KPU Luwu Timur, Senin (8/12/2025). Ia menekankan bahwa desa merupakan sumber awal seluruh data kependudukan yang menjadi dasar verifikasi faktual maupun temuan lapangan.

“Dalam beberapa kasus, kami menyaksikan sendiri proses pemakaman warga. Tetapi apabila dokumen de jure seperti akta atau surat kematian tidak tersedia, KPU tidak bisa memasukkannya dalam kategori TMS. Karena itu, keterlibatan DPMD dinilai penting dalam proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan,”ujarnya.

Bawaslu menemukan bahwa dalam pelaksanaan uji petik sesuai PKPU 1 Tahun 2025 dan Perbawaslu 1 Tahun 2025, banyak pemilih TMS, khususnya pemilih yang meninggal dunia belum tercatat dalam daftar pemilih yang tidak memenuhi syarat karena tidak memiliki akta atau surat kematian. Kendala muncul karena KPU hanya dapat menetapkan status TMS apabila ada dokumen administratif yang sah, sehingga sejumlah temuan Bawaslu tidak dapat ditindaklanjuti meski warga secara de facto sudah meninggal.

Selain itu kata Sulkifli, Bawaslu menemukan adanya perbedaan tingkat keaktifan desa dalam mengurus administrasi kependudukan warganya, terutama dokumen kematian.

“Ada desa yang tertib mengurus administrasi, namun ada pula yang belum aktif. Dengan pelibatan DPMD, Bawaslu berharap peran desa dapat diperkuat sehingga dokumen kependudukan warga lebih lengkap dan mutakhir,”pungkas pria yang akrab disapa Songko Lotong itu.

Sebelumnya kata Sulkifli, Bawaslu telah menyerahkan seluruh hasil uji petik kepada KPU untuk ditindaklanjuti sesuai kelengkapan dokumen yang tersedia. Rapat Koordinasi dengan KPU dan Disdukcapil juga telah dilakukan, namun keterlibatan DPMD dinilai dapat memperkuat rantai koordinasi karena desa merupakan lokus awal verifikasi faktual baik yang dilakukan KPU maupun Bawaslu.

Untuk Informasi, dalam rapat pleno Triwulan IV tersebut, disampaikan rincian data pemilih: jumlah laki-laki 118.340 dan perempuan 112.202, total 230.542 pemilih yang tersebar di 11 kecamatan dan 128 desa/kelurahan. Pleno kali ini juga mencatat penambahan jumlah data pemilih sebesar 2.109, meskipun pada pleno Triwulan III sebelumnya tercatat penurunan sebesar 419.

Rapat pleno terbuka ini turut dihadiri perwakilan Polres Luwu Timur, Dinas Dukcapil, Badan Kesbangpol, Dinas Sosial, serta Kementerian Agama.