Arsip Kategori: Berita

RadarLuwu. Com, TOWUTI, 2 September 2025 – Upaya pemulihan dampak kebocoran pipa minyak di Kecamatan Towuti sejak 23 Agustus 2025 berjalan semakin progresif berkat keterlibatan aktif masyarakat yang bersinergi dengan PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale).

Hingga hari ke-11, tercatat 225 warga dari enam desa terdampak turun langsung melakukan pembersihan di aliran sungai, drainase, hingga lahan pertanian: 75 orang dari Desa Lioka, 30 dari Desa Wawondula, 30 dari Desa Langkea Raya, 30 dari Desa Matompi, 30 dari Desa Baruga, dan 30 dari Desa Timampu. PT Vale memastikan keselamatan seluruh masyarakat yang terlibat dengan menyediakan Alat Pelindung Diri (APD) yang sesuai dengan standar keselamatan PT Vale serta menyiapkan posko kesehatan di lokasi.

Di Desa Lioka, Kepala Dusun Molindowe, Yusperlin Hanteka, menyampaikan bahwa kondisi aliran air kini menunjukkan progres positif. “Masyarakat merespons dengan baik kegiatan bersih-bersih ini dan siap membantu sampai tuntas. Kami percaya PT Vale mampu menjaga lingkungan dan berkomitmen melakukan pemulihan menyeluruh,” ujarnya.

Penanganan juga dilakukan atas laporan masyarakat terkait dampak pada ternak. Di Desa Matompi, PT Vale menindaklanjuti aduan seorang warga bernama Suriman yang melaporkan sapinya lemas setelah meminum air sungai. Tim lapangan memberikan penanganan segera, termasuk memastikan kondisi kesehatan ternak dan memberikan tali pengikat agar tidak kembali ke area terdampak.

Head of External Relation PT Vale Indonesia Tbk, Endra Kusuma, menegaskan bahwa sinergi masyarakat, pemerintah, dan perusahaan adalah kunci percepatan pemulihan. “Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat dan pemerintah setempat yang telah menunjukkan kepedulian luar biasa. PT Vale berkomitmen melakukan pemulihan dengan prinsip transparansi, tanggung jawab, serta memastikan keberlanjutan lingkungan dan keselamatan masyarakat,” jelas Endra.

PT Vale terus membuka Posko Pengaduan dan Informasi di Kantor Camat Towuti serta hotline 24 jam untuk menerima, memverifikasi, dan menindaklanjuti aduan masyarakat. Mekanisme grievance ini menjadi salah satu instrumen penting dalam memastikan penanganan dampak berjalan menyeluruh, adil, dan tepat sasaran.

Melalui kolaborasi erat dengan masyarakat dan pemerintah, PT Vale optimistis proses pemulihan dapat berjalan cepat dan efektif, sekaligus memperkuat ketangguhan komunitas Towuti dalam menghadapi tantangan di masa depan.

RadarLuwu, TOWUTI, 31 Agustus 2025 – Di tengah dampak kebocoran pipa minyak di Kecamatan Towuti, Luwu Timur, warga Dusun Molindowe di Desa Lioka dan Desa Timampu menghadapi krisis air bersih. Empat kepala keluarga (KK) di area hulu dan lima belas keluarga di Desa Timampu menjadi yang pertama melaporkan kesulitan memperoleh air layak konsumsi untuk kebutuhan sehari-hari.

Namun di balik kejadian itu, begitu laporan diterima, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) bergerak cepat. Tim darurat segera menyalurkan bantuan air bersih, menyiapkan tangki, tandon penampung, serta jaringan selang untuk memastikan warga mendapatkan akses air bersih.

Sejak beberapa hari terakhir, distribusi air bersih dilakukan rutin menggunakan mobil tangki. Setiap dua hari sekali, warga menerima pasokan untuk kebutuhan minum, memasak, hingga aktivitas sehari-hari. Bantuan ini akan terus disalurkan hingga hasil sampling laboratorium menyatakan kualitas air di wilayah terdampak kembali aman untuk dikonsumsi.

Endra Kusuma, Head of External Relations PT Vale, menegaskan:
“Kami memahami betapa pentingnya akses air bersih bagi warga. Karena itu, begitu menerima laporan, tim segera turun dengan solusi cepat. Ini bukan sekadar bantuan teknis, tetapi bentuk kepedulian kami kepada masyarakat.”

 

Kisah Dusun Molindowe dan Timampu bermula dari aduan warga yang langsung disampaikan melalui mekanisme grievance PT Vale. Hingga hari ke-9, tercatat 130 aduan resmi telah diterima melalui Posko Pengaduan & Informasi di Kantor Camat Towuti maupun Hotline 24 jam. Dari jumlah itu, 44% telah ditangani tuntas, 48% sedang dalam proses penyelesaian, dan 8% masih dalam tahap verifikasi.

Data ini menunjukkan bahwa setiap aduan bukan hanya dicatat, melainkan juga menjadi kompas bagi perusahaan dalam menetapkan langkah pemulihan. Bantuan air bersih untuk warga Molindowe dan Timampu adalah salah satu bukti nyata bagaimana suara masyarakat langsung ditindaklanjuti di lapangan.

Kepala Desa Timampu, Syamsul Rusdang, mengapresiasi langkah ini:
“Bantuan air bersih dari PT Vale sangat berarti bagi warga kami yang kesulitan. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut sampai pemulihan tuntas. Kami juga mengajak masyarakat untuk aktif menyampaikan keluhan melalui Posko agar semua aduan bisa ter-update dan ditangani.”

Di lokasi lain, Ketua BPD Timampu, Abdul Rahman, turut menambahkan apresiasi terhadap keterbukaan PT Vale:
“Kami menghargai adanya dialog langsung bersama masyarakat di Timampu. Memang sempat ada keterlambatan informasi dan sosialisasi, namun kini sudah direspons cepat oleh PT Vale melalui perbaikan komunikasi di lapangan. Kami berharap pola ini terus dipertahankan.”

Bantuan air bersih hanyalah salah satu langkah. Seiring dengan upaya pemulihan menyeluruh yang melibatkan pemerintah, masyarakat, dan tim ahli independen, PT Vale tetap berkomitmen mengurangi dampak serta memperbaiki kondisi lingkungan dan sosial secara bertahap, dengan transparansi sebagai landasan.

Luwu Timur – Menyikapi gejolak yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia, Polres Luwu Timur bersama TNI dan Satpol PP melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Patroli gabungan tersebut digelar dengan menyasar sejumlah objek vital di wilayah Kota Malili. Di antaranya Kantor Bupati, Kantor DPRD Kabupaten Luwu Timur, rumah jabatan Bupati dan Wakil Bupati, serta rumah jabatan Ketua dan Wakil Ketua DPRD Luwu Timur, Minggu (31/8/2025).

Kapolres Luwu Timur, AKBP Ario Putranto TM, menjelaskan bahwa kegiatan patroli ini merupakan langkah preventif sekaligus upaya menjaga situasi tetap kondusif di tengah dinamika nasional.

“Patroli gabungan ini akan terus kami tingkatkan untuk memastikan wilayah Luwu Timur dalam keadaan aman dan kondusif. Sinergitas TNI, Polri, dan pemerintah daerah menjadi kunci menjaga stabilitas di daerah,” ungkap AKBP Ario Putranto TM.

Polres Luwu Timur menegaskan akan selalu hadir di tengah masyarakat, menjaga keamanan, serta mencegah potensi gangguan yang dapat mengganggu ketenteraman wilayah.

RadarLuwu, LUWU TIMUR – PT Citra Lampia Mandiri (PT CLM) menyalurkan bantuan kebutuhan pokok bagi warga terdampak kebakaran di Desa Sorowako, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, Sabtu (30/8/2025).

Bantuan berupa beras, telur, ikan bandeng fresto, buah-buahan, serta bahan pokok lainnya diserahkan langsung melalui tim eksternal perusahaan.

External SPV Governance PT CLM, Andi Dody Amrullah, menyampaikan rasa prihatin sekaligus belasungkawa atas musibah yang menimpa warga Sorowako. Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban korban.

“Penyerahan bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan empati PT CLM terhadap masyarakat yang tertimpa musibah. Semoga bantuan ini dapat memenuhi kebutuhan dasar korban dan mendukung mereka untuk segera bangkit,” ujarnya.

Bantuan diterima oleh Koordinator Penanggulangan Bencana Kebakaran Posko Induk, Jufri Tosalili. Ia mengucapkan terima kasih kepada PT CLM atas perhatian dan dukungannya.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada manajemen PT CLM yang telah peduli dengan bencana kebakaran di Sorowako. Semoga PT CLM semakin maju dan berkembang,” kata Jufri.

Jufri juga menyampaikan bahwa masa tanggap darurat posko induk diperpanjang dari tujuh hari menjadi 14 hari ke depan.

Berdasarkan data terbaru, kebakaran tersebut menghanguskan 48 rumah, berdampak pada 106 kepala keluarga dengan total 384 jiwa. Dari jumlah itu, terdapat 5 bayi, 36 balita, 73 anak usia sekolah, 40 lansia, dan dua penyandang disabilitas. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

RadarLuwu, MAKASSAR – Kerukunan Keluarga Luwu Timur (KKLT) menegaskan komitmennya membekali generasi muda agar lebih siap menghadapi persaingan kerja.

Komitmen itu diwujudkan melalui Pelatihan Persiapan Memasuki Dunia Kerja yang digelar di Hotel Remcy Makassar, 30–31 Agustus 2025.

Pelatihan perdana ini diikuti sekitar 50 pemuda dan mahasiswa asal maupun diaspora Luwu Timur. Mereka terpilih setelah melalui proses seleksi yang ketat, mengingat tingginya animo pendaftar.

“Peserta berasal dari lulusan SMA/SMK hingga sarjana. Mereka adalah generasi muda yang punya motivasi tinggi untuk meningkatkan daya saing,” jelas Ketua Panitia, Suryadi Arsyad ST.

Berbeda dengan pelatihan konvensional, program KKLT ini menggunakan metode interaktif seperti diskusi kelompok, studi kasus, curah pendapat, games, hingga presentasi.

Narasumber berasal dari praktisi sumber daya manusia, akademisi, hingga konsultan berpengalaman.

Salah satunya adalah La Ode Muhammad Ichman dari PT Vale Indonesia Tbk (PTVI), mitra utama kegiatan. Ia menekankan pentingnya nilai CARES (Compassion, Accountability, Resilience, Excellence, Sustainability) yang menjadi budaya kerja Vale.

“Nilai-nilai ini relevan bagi siapa pun yang ingin bertahan di dunia kerja modern. Dibutuhkan integritas, ketangguhan, dan orientasi keberlanjutan,” ujarnya.

Acara dibuka oleh Bupati Luwu Timur yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Aini Endis Anrika.

Ia bersama Ketua Umum KKLT periode 2024–2029, Dr dr Abdul Rahman Rauf Sp.OG(K), memberi pesan motivasi kepada peserta agar memanfaatkan pelatihan ini sebaik mungkin.

Selain PTVI, sejumlah perusahaan lain turut mendukung kegiatan, di antaranya PT Gunung Verbeck Karebbe, PT Cahaya Berdikari Mandiri, PT Wiratama Karya Nugraha, PT Luwu Timur Gemilang, dan PT Arif Abdullah Perdana.

Ketua Umum KKLT, dr Abdul Rahman, mengapresiasi dukungan para mitra. Menurutnya, kolaborasi ini penting agar pemuda Luwu Timur tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga keterampilan dan mentalitas yang sesuai dengan tuntutan zaman.

“Kami ingin kegiatan ini memberi bekal nyata bagi peserta, bukan sekadar teori,” katanya.

Hal senada disampaikan Ketua Panitia, Suryadi Arsyad. Ia menegaskan pelatihan ini akan dijadikan program rutin.

“Kami percaya, lewat wadah ini generasi muda bisa lebih percaya diri menghadapi tantangan dunia kerja, baik di level lokal maupun global,” ujarnya. (*)