Arsip Kategori: Luwu Raya

Luwu Timur – Menyikapi gejolak yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia, Polres Luwu Timur bersama TNI dan Satpol PP melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Patroli gabungan tersebut digelar dengan menyasar sejumlah objek vital di wilayah Kota Malili. Di antaranya Kantor Bupati, Kantor DPRD Kabupaten Luwu Timur, rumah jabatan Bupati dan Wakil Bupati, serta rumah jabatan Ketua dan Wakil Ketua DPRD Luwu Timur, Minggu (31/8/2025).

Kapolres Luwu Timur, AKBP Ario Putranto TM, menjelaskan bahwa kegiatan patroli ini merupakan langkah preventif sekaligus upaya menjaga situasi tetap kondusif di tengah dinamika nasional.

“Patroli gabungan ini akan terus kami tingkatkan untuk memastikan wilayah Luwu Timur dalam keadaan aman dan kondusif. Sinergitas TNI, Polri, dan pemerintah daerah menjadi kunci menjaga stabilitas di daerah,” ungkap AKBP Ario Putranto TM.

Polres Luwu Timur menegaskan akan selalu hadir di tengah masyarakat, menjaga keamanan, serta mencegah potensi gangguan yang dapat mengganggu ketenteraman wilayah.

RadarLuwu, Lutim – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, memimpin rapat koordinasi terkait insiden kebocoran minyak milik PT Vale Indonesia. Pertemuan yang berlangsung di Kantor Camat Towuti pada Kamis (28/08/2025) itu difokuskan untuk membahas dampak serta langkah penanganan secara komprehensif.

Dalam penyampaiannya, Bupati Irwan menjelaskan bahwa kebocoran yang terjadi sejak 21 Agustus lalu telah merusak lahan pertanian masyarakat di sejumlah desa. “Hingga hari ini, setidaknya ada lima desa yang terdampak, yaitu Lioka, Baruga, Langkia Raya, Matompi, dan Timampu, dengan total luasan sekitar 82 hektar,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa persoalan ini harus segera ditangani agar kerugian tidak semakin meluas. “Kita harus bertindak objektif dan cepat menyelesaikan masalah, supaya tidak muncul spekulasi yang dapat meresahkan masyarakat,” tegasnya.

Pemerintah daerah juga telah menurunkan tim ahli guna meninjau langsung lokasi terdampak dan memberikan rekomendasi teknis. “Alhamdulillah, tim ahli sudah melakukan identifikasi untuk langkah-langkah mendesak yang perlu ditangani segera,” tambah Irwan.

Bupati turut mengingatkan agar pemerintah dan PT Vale melakukan evaluasi menyeluruh demi mencegah kejadian serupa. “Kejadian ini harus menjadi bahan introspeksi, baik dari segi teknis maupun sistem keselamatan, termasuk penggunaan alat deteksi dini,” ujarnya.

Sementara itu, Budiawansyah selaku Direktur sekaligus Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer PT Vale Indonesia menyampaikan permintaan maaf dan menegaskan komitmen perusahaan dalam melakukan pemulihan. “Kami bertanggung jawab penuh terhadap dampak lingkungan maupun sosial, serta sudah melakukan penutupan titik kebocoran, pembersihan area, dan monitoring kualitas air serta tanah,” jelasnya.

Menurutnya, PT Vale berusaha maksimal melakukan langkah jangka pendek maupun menengah agar kondisi segera pulih.

Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh Kapolres Lutim AKBP Ario Putranto T., Pabung Mayor Arm Syafaruddin, Ketua DPRD Lutim Ober Datte, sejumlah kepala OPD, Camat Towuti Amri Mustari, kepala desa, masyarakat terdampak, serta perwakilan PT Vale.

Usai rapat, Bupati bersama Forkopimda dan jajaran PT Vale melanjutkan pertemuan terbatas untuk merumuskan strategi lanjutan, lalu meninjau langsung lahan warga di beberapa desa yang terkena dampak kebocoran.

Radarluwu, PALOPO — Krisis air bersih yang berlarut-larut di Kota Palopo akhirnya berbuntut panjang. Seorang warga bernama M. Nasrun Naba (56), melaporkan PDAM Tirta Mangkaluku ke Polres Palopo dengan dugaan pelanggaran Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.Kamis, (28/08/25).

Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/B/443/VIII/2025/SPKT/Polres Palopo/Polda Sulsel pada Selasa (27/8/2025) malam. Dalam laporannya, Nasrun menegaskan bahwa PDAM telah lalai menjalankan kewajiban meski konsumen tetap ditagih membayar iuran, bahkan denda, sementara pelayanan air bersih justru tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Warga sudah bayar iuran rutin, tapi air tetap tidak mengalir, Kalau telat, kami kena denda, sementara PDAM seenaknya tidak memberi pelayanan. Ini bentuk ketidakadilan dan harus diproses hukum, *ungkap* Nasrun.

Kekecewaan masyarakat terhadap kinerja PDAM Tirta Mangkaluku bukan hal baru. Selama bertahun-tahun, keluhan serupa terus bergulir namun tidak pernah terselesaikan. Aktivis perlindungan konsumen di Palopo, Rudi Hartono, menyebut kasus ini sebagai puncak dari akumulasi ketidakpuasan publik.

Air bersih adalah hak dasar masyarakat. Jika PDAM tidak mampu memberikan layanan, itu bukan sekadar kelalaian, tapi pelanggaran serius terhadap hak konsumen. Polisi harus mengusut tuntas agar ada tindakan tuntutan keadilan hak konsumen untuk masyarakat,” kata Nasrum.

Ia menambahkan, selama ini PDAM seolah kebal kritik dan lebih sibuk menarik iuran ketimbang memperbaiki pelayanan. Padahal kegagalan distribusi air telah menambah beban warga, memaksakan harus mencari sumber air alternatif dengan biaya sendiri yang seharusnya solusi diberikan dan dilakukan oleh PDAM, bukan hanya bisa mengelak dari masalah krisis air warga

Laporan yang diajukan Nasrun diterima langsung oleh Kanit I SPKT Polres Palopo, Dr. Erhan Febri Yurlan, S.H., M.H. Polisi menegaskan akan memproses perkara ini sesuai aturan hukum yang berlaku.

Kasus ini menandai salah satu perlawanan masyarakat yang akan kami lawan terhadap buruknya pelayanan publik di Kota Palopo. Kini publik menanti, apakah aparat penegak hukum berani menindak tegas perusahaan daerah yang dianggap abai terhadap kebutuhan paling mendasar warga: air bersih masyarakat kota palopo

RadarluwuCon, Luwu Timur, 27 Agustus 2025 – Kebakaran hebat melanda kawasan Sorowako, Kecamatan Nuha, Rabu (27/8/2025) sekitar pukul 14.00 WITA. Sebanyak 46 rumah hangus terbakar dan sekitar 200 kepala keluarga terdampak.

Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam, turun langsung ke lokasi untuk memantau penanganan kebakaran. Ia didampingi Kapolres Luwu Timur, AKBP Ario Putranto TM, serta Perwira Penghubung Mayor Arm Syafaruddin.

Menurut Bupati Irwan, kebakaran berlangsung hampir tiga jam dan diduga dipicu korsleting listrik dari salah satu rumah warga. Kondisi diperparah oleh angin kencang dan material rumah yang mudah terbakar.

Warga yang terdampak saat ini mengungsi ke rumah kerabat, masjid, gereja, hingga kapal feri di dermaga. Pemerintah daerah bersama aparat dan PT Vale mendirikan posko induk di dermaga untuk pengungsian dan layanan pengaduan.

Bupati Irwan juga menginstruksikan pendataan kerusakan serta penyaluran bantuan sosial. Tim khusus dibentuk untuk mengkoordinasikan bantuan dan menampung keluhan masyarakat.

Selain Bupati dan Kapolres, hadir pula anggota DPRD Luwu Timur Yusuf Pombatu, sejumlah kepala OPD, Camat Nuha Arief Fadillah, perwakilan PT Vale, petugas damkar, Tim SAR, PMI, serta organisasi kemanusiaan lainnya.

Luwu Timur dipastikan menjadi tuan rumah peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2026. Kepastian itu ditandai dengan penyerahan bendera pataka dari Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, kepada Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disdagkop UKM) Luwu Timur, Senfry Oktavianus, yang mewakili Bupati Luwu Timur.

Prosesi tersebut berlangsung pada puncak Harkopnas ke-78 di Lapangan Parang Passamaturukang, Kabupaten Jeneponto, Sabtu (23/8/2025). Dalam kesempatan itu, Luwu Timur juga meraih penghargaan sebagai daerah yang berhasil mempercepat pembentukan Koperasi Merah Putih.

Pada expo UMKM yang menjadi rangkaian kegiatan Harkopnas ke-78, booth Luwu Timur menampilkan berbagai produk unggulan daerah seperti abon zaki, keripik yummi, mie sagu, abon bandeng, amplang, terasi, sale pisang, hingga kerajinan tangan. Stand tersebut turut dikunjungi Sekretaris Kementerian Koperasi RI, Ahmad Zabadi.

Kepala Disdagkop UKM Luwu Timur, Senfry Oktavianus, menyatakan pihaknya siap mempersiapkan diri sebagai tuan rumah Harkopnas 2026 dan menjadikan kesempatan itu sebagai momentum untuk memperkenalkan potensi koperasi serta UMKM daerah ke tingkat lebih luas.