Arsip Kategori: Pemda Luwu Timur

Mini Lokakarya Tingkat Kecamatan: Strategi DPPKB Luwu Timur Turunkan Angka Stunting

RADARLUWU–Dalam upaya mempercepat penurunan angka stunting, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Luwu Timur melaksanakan mini lokakarya tingkat kecamatan. Kegiatan ini melibatkan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dari tingkat kecamatan hingga desa.

Lokakarya yang berlangsung di Aula Kecamatan Malili ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan menyelaraskan strategi antara berbagai pihak yang terlibat, mulai dari pemerintah kecamatan, desa, hingga kader di lapangan.

Kepala DPPKB Luwu Timur, Aini Endis, menegaskan pentingnya lokakarya ini sebagai langkah strategis untuk mencapai target penurunan stunting secara berkelanjutan.

“program ini merupakan langkah konkret dalam mendukung target nasional penurunan angka stunting, “Ujarnya.

Kami berharap melalui lokakarya ini, semua pihak, baik di tingkat kecamatan maupun desa, dapat memahami perannya masing-masing. Stunting tidak hanya menjadi masalah kesehatan, tetapi juga persoalan masa depan bangsa yang membutuhkan komitmen semua elemen masyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pemaparan terkait pentingnya pemberian edukasi gizi, pola asuh anak yang baik, dan akses pelayanan kesehatan ibu dan anak. Selain itu, dibahas pula pelaksanaan pemantauan dan evaluasi berkelanjutan terhadap keluarga yang berisiko stunting.

Kegiatan ini dihadiri oleh Danramil, Kapolsek, Camat Malili, KUA, Ketua TP- PKK Desa se- kecamatan Malili, Kepala Puskesmas, TPK, Nutrisionist, serta Koordinator PKB/PLKB.

 

 

 

Pelatihan Diversifikasi Olahan Ikan: Dorong Ekonomi Lokal Luwu Timur

RADARLUWU.COM —Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha kecil dan menengah di sektor perikanan, Dinas Perikanan Luwu Timur menggelar pelatihan diversifikasi olahan hasil perikanan. Kegiatan yang bertemakan “Peningkatan Pendapatan Usaha Melalui Inovasi Diversifikasi Olahan Perikanan Berbasis Olahan Ikan” ini berlangsung pada 02 Desember 2024 di Aula Dinas Perikanan Luwu Timur.

Dinas Perikanan, Melalui Kepala Bidang Diversifikasi, Ilaikal Masir, dalam sambutannya Menjelaskan pelatihan inovasi olahan ikan ini bukan hanya sekedar memberikan keterampilan baru kepala masyarakat, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah dari hasil perikanan di daerah ini. Dengan keterampilan yang diperoleh, diharapkan masyarakat dapat menciptakan produk olahan ikan yang bermutu tinggi dan memiliki nilai jual yang lebih baik.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengembangkan sektor perikanan secara berkelanjutan dan memberdayakan masyarakat lokal. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mandiri dalam mengelola sumber daya perikanan yang ada di sekitar mereka, “tambahnya.

Suksesnya kegiatan ini menjadi langkah awal yang membangkitkan semangat di kalangan masyarakat Kabupaten Luwu Timur. Harapannya, keterampilan yang diperoleh melalui pelatihan ini dapat menjadi modal untuk membentuk kelompok usaha yang mandiri dan mampu bersaing di pasar. Dengan semangat kolaborasi dan penerapan kreativitas dalam mengolah produk olahan ikan, diharapkan kelompok-kelompok ini dapat menjadi agen penggerak ekonomi lokal.

Pelatihan ini diikuti oleh sekitar 70 peserta yang terdiri dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kelompok nelayan perempuan, perempuan kepala rumah tangga, serta masyarakat umum yang memiliki ketertarikan pada pengolahan hasil perikanan. Dalam kegiatan ini, peserta diberikan materi teori dan praktik langsung oleh narasumber berpengalaman.
Beberapa jenis produk olahan ikan yang diajarkan dalam pelatihan ini meliputi:

Sumpia Udang
Bronis Rumput Laut
Jus Rumput Laut
Dendeng Ikan Tongkol

Selain teknik pengolahan, peserta juga mendapatkan pelatihan tentang pemasaran produk, strategi branding, dan cara mengemas produk agar menarik minat konsumen.

Dinas Perikanan Luwu Timur berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk mengembangkan industri pengolahan ikan yang berkelanjutan dan berkontribusi pada peningkatan perekonomian daerah. Ke depan, dinas akan terus mendukung pelaku usaha dengan pelatihan lanjutan dan fasilitas pendukung lainnya.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Luwu Timur Tingkatkan Pengelolaan Arsip Statis Melalui Kunjungan Lapak Arsip

RADARLUWU COM, Luwu Timur, 14 Oktober 2024– Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Luwu Timur melakukan kunjungan layanan pendampingan ,pembinaan dan konsultasi Arsip Statis (Lapak Arsip) ke Dinas Perikanan Luwu Timur guna membahas peningkatan pengelolaan arsip statis di lingkungan pemerintahan. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat sistem pengarsipan di Kabupaten Luwu Timur.

Kabid Kearsipan Luwu Timur, Hairil Mukhtar, menyampaikan bahwa pengelolaan arsip statis memiliki peran penting dalam menjaga sejarah dan data penting daerah,

kegiatan LAPAK ARSIP merupakan bagian penyelamatan Arsip, yang dimana Lembaga Kearsipan Daerah bertanggung jawab dalam menyediakan tempat penyimpanan yang memenuhi syarat, seperti suhu, kelembaban, dan pencahayaan yang sesuai. Kondisi ini penting untuk mencegah kerusakan pada kertas atau bahan lainnya.

“Kami berharap, dengan adanya pendampingan langsung ini, OPD DI lingkungan Pemerintahan Luwu Timur
dapat memiliki sistem arsip yang lebih terstruktur dan mudah diakses, sekaligus menjaga arsip yang memiliki nilai sejarah,” ujarnya.

Kunjungan ini diharapkan menjadi awal dari kerjasama berkelanjutan dalam upaya pengelolaan arsip yang lebih baik di lingkungan pemerintahan Luwu Timur. Dengan sinergi antara Lembaga Kearsipan Daerah dan OPD lainnya, kegiatan Lapak Arsip diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam pelestarian informasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Pemberdayaan Nelayan Kecil: Dinas Perikanan Luwu Timur Gelar Pelatihan Servis Mesin Perahu

Radarluwu.com, Luwu Timur, 2 Oktober 2024 Dalam rangka meningkatkan keterampilan teknis para nelayan kecil, Dinas Perikanan Kabupaten Luwu Timur menggelar pelatihan peningkatan kapasitas khusus dalam perawatan dan servis mesin perahu Honda. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan para nelayan kecil agar lebih mandiri dalam merawat dan memperbaiki mesin perahu mereka, sehingga bisa mengurangi ketergantungan pada bengkel serta menghemat biaya operasional.

Pelatihan ini dilaksanakan di Aula Dinas Perikanan Luwu Timur yang di ikuti oleh puluhan nelayan dari kecamatan Malili Kabupaten Luwu Timur. Selain teori dasar mengenai mekanisme kerja mesin, peserta juga mendapatkan praktek langsung terkait cara perawatan rutin, perbaikan ringan, hingga cara menangani kerusakan pada mesin perahu Honda yang banyak digunakan oleh nelayan setempat.

Kepala Dinas Perikanan Luwu Timur, Alimuddin Nasir, menjelaskan bahwa program ini dilaksanakan untuk memberikan solusi terhadap masalah teknis yang sering dihadapi nelayan.

“Banyak nelayan yang kesulitan saat mesin perahu mereka rusak, dan terkadang membutuhkan waktu lama untuk diperbaiki. Dengan pelatihan ini, kami berharap para nelayan dapat menangani permasalahan tersebut secara mandiri dan lebih cepat, sehingga kegiatan melaut mereka tidak terganggu,” ujar Alimuddin Nasir.

Dalam dunia perikanan, peran nelayan sangatlah vital. Mereka adalah garda terdepan dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dan juga berkontribusi besar terhadap perekonomian daerah. Namun, tantangan yang dihadapi oleh nelayan, terutama nelayan kecil, tidaklah sedikit. Oleh karena itu, peningkatan keterampilan dan kapasitas nelayan menjadi sangat penting.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme dan komitmen dari semua peserta dalam mengikuti pelatihan ini. Semoga pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat diimplementasikan secara langsung di lapangan dan berdampak positif bagi kehidupan nelayan dan komunitas perikanan secara keseluruhan, “tambah Alimuddin Nasir.

Salah satu peserta pelatihan, Irwan, seorang nelayan asal Desa Lakawali Pantai, Kecamatan Malili, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. “Pelatihan ini sangat bermanfaat. Biasanya kami harus ke bengkel kalau ada kerusakan kecil, tapi sekarang kami bisa coba perbaiki sendiri. Ini sangat menghemat waktu dan biaya,” katanya dengan penuh antusias.

Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi langkah baik yang signifikan bagi pemberdayaan nelayan kecil di Luwu Timur, serta mendukung visi daerah dalam memajukan sektor perikanan sebagai salah satu pilar ekonomi yang berkelanjutan. (*)

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Luwu Timur Gencarkan Gerakan Sadar Arsip

Radarluwu.com, TOWUTI –Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Luwu Timur melaksanakan kegiatan pembinaan arsip dinamis di 5 desa di Kecamatan Towuti. Gerakan Sadar Arsip yang dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Luwu Timur merupakan upaya strategis dalam meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan arsip. Gerakan ini ditandai dengan semakin aktifnya Dinas dalam melakukan sosialisasi dan pembinaan mengenai arsip dinamis, yakni arsip yang terus digunakan dalam kegiatan administrasi.

Lima desa yang menjadi sasaran pembinaan kali ini adalah Desa Masiku, Desa Loeha Rante Angin, Desa bantilang, Desa Tokalimbo, dan Desa Loeha. Dalam pembinaan ini, para aparatur desa diberikan pelatihan tentang cara penyimpanan, pengelolaan, dan pemusnahan arsip dinamis sesuai standar kearsipan nasional.

 

Kabid kearsipan, Haeril Muktar, menjelaskan pembinaan arsip dinamis juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pemerintah desa akan pentingnya arsip sebagai bukti sah dari berbagai kegiatan administrasi dan pelayanan publik. Arsip yang terkelola dengan baik akan memudahkan pengambilan keputusan, mendukung akuntabilitas, serta menjaga transparansi di dalam pemerintahan, (25/09/2024).

“Dinas Kearsipan Luwu Timur berharap bahwa dengan adanya program pembinaan ini, pengelolaan arsip di setiap instansi pemerintahan Dan Desa – desa akan semakin baik dan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga sejarah dan identitas daerah melalui arsip yang terdokumentasi dengan baik, “ujar Haeril Muktar.

Melalui sosialisasi yang digelar di berbagai Pemerintah Desa dan instansi, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Luwu Timur berupaya menyampaikan pentingnya tata kelola arsip yang baik, mulai dari penciptaan, penggunaan, pemeliharaan, hingga penyusutan arsip. Hal ini penting untuk memastikan bahwa dokumen-dokumen penting yang berkaitan dengan administrasi publik dapat terjaga dan mudah diakses ketika dibutuhkan.(*)