Arsip Kategori: Pemda Luwu Timur

BNNP Sulsel Sambut Baik Inisiatif Bupati Irwan Dirikan BNK di Luwu Timur

RADARLUWU–Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan yang berlokasi di Jl. Manunggal No. 22 Maccini Sombala, Tamalate, Kota Makassar, Kamis (17/04/2025).

Kunjungan ini disambut langsung oleh Kepala BNN Provinsi Sulsel, Brigjen Pol. Drs. Budi Sajidin, M.Si., beserta jajaran.

Turut mendampingi Bupati dalam kesempatan ini, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Luwu Timur, Ramadhan Pirade, Plt. Kepala Dinas Sosial P3A, Muhammad Yusri, serta Manajemen PT. Vale Indonesia, Endra Kusuma bersama tim.

Dalam sambutannya, Bupati Irwan menyampaikan maksud utama kunjungannya adalah menjalin silaturahmi sekaligus membahas rencana pembentukan kembali Badan Narkotika Kabupaten (BNK) di Luwu Timur.

Lanjutkan membaca

Dishub Luwu Timur Disindir Keras, Bupati Minta Bongkar Muat Bus Harus di Terminal

RADARLUWU– Kepala Dinas Perhubungan Luwu Timur, Salim AR, mendapat sindiran tajam dari Bupati Luwu Timur, Irwan Bahri Syam, saat acara peresmian pemanfaatan terminal baru Malili. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya peningkatan kualitas layanan angkutan darat serta penegakan aturan terhadap perusahaan otobus (PO) yang tidak tertib.

Pernyataan tegas ini disampaikan menyusul banyaknya keluhan dari masyarakat terkait aktivitas PO bus yang melakukan bongkar muat penumpang di luar terminal resmi. Aktivitas ini dinilai mengganggu kelancaran lalu lintas dan berpotensi menyebabkan kecelakaan di jalur trans Sulawesi, khususnya di kawasan kota Malili.

Pada acara yang berlangsung Sabtu, 12 April 2025, dan dihadiri oleh unsur Muspida, OPD, pelaku UMKM, serta perwakilan PO dan tokoh masyarakat Desa Puncak Indah, Bupati Irwan menegaskan bahwa Dinas Perhubungan harus lebih tegas dalam menegakkan aturan.

“Sindiran ini menjadi dorongan bagi seluruh petugas untuk meningkatkan pelayanan dan memastikan ketertiban. Tidak boleh ada lagi aktivitas bongkar muat di luar area terminal,” tegas Irwan, yang akrab disapa Ibas.

Sementara itu, di ruang terpisah, Kepala Bidang Angkutan Darat Dishub Luwu Timur, Arham, menyatakan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti instruksi Bupati. Ia menambahkan bahwa jalur khusus akan ditetapkan bagi PO yang telah terdaftar, sembari menunggu regulasi sanksi untuk PO yang melanggar aturan.

Wujudkan Luwu Timur Maju dan Sejahtera, Dinas Perikanan Gelar Demplot Budidaya Terpadu

RADARLUWU, Lutim–Dinas Perikanan Kabupaten Luwu Timur menggelar kegiatan pendampingan Demonstration Plot (Demplot) budidaya polikultur rumput laut Gracillaria dan ikan bandeng di baruga tambak, Desa Lakawali Pantai, Kecamatan Malili, senin (14/04).

Kegiatan ini merupakan bagian dari sub kegiatan “Pemberian Pendampingan Kemudahan Akses Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Informasi serta Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan” tahun anggaran 2025.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Luwu Timur. Alimuddin Nasir bersama pejabat tekhnis, plt, kepala desa Lakawali pantai, para penyuluh perikanan dan kelompok masyarakat pembudidaya lokal. Turut hadir pula narasumber dari Unversitas Hasanuddin yang memberikan pemaparan materi mengenai teknik budidaya polikultur yang efisien.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Perikanan, Alimuddin Nasir menyampaikan peningkatan produktifitas perikanan budidaya merupakan upaya mewujudkan visi Bapak Bupati yaitu “Luwu Timur Maju dan Sejahtera”. Salah satu program dari visi misi Bapak Bupati adalah Sarana dan Prasarana Pembudidaya Rumput Laut Oleh karena itu, untuk mewujudkan suksesnya program tersebut, diperlukan upaya melalui peningkatan sumberdaya manusia pembudidaya ikan.

“Program ini merupakan langkah nyata dalam mendukung target peningkatan produksi rumput laut yang telah dicanangkan oleh Bupati. Melalui demplot ini, kami berharap masyarakat dapat mengadopsi teknologi budidaya yang lebih maju,” ujar Alimuddin Nasir.

Pemerintah daerah memiliki harapan besar dengan menempatkan Perikanan di urutan atas dalam rencana pembangunan yang sudah kami canangkan sebab sektor ini memiliki potensi sumber daya alam yang cukup besar.

“yang tidak kalah penting adalah bagaimana mengelola potensi sumber daya alam yang besar tersebut, agar dapat meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat perikanan sekaligus dapat menjadi penyumbang terbesar dalam PDRB, ” tambahnya.

Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan materi teknis mengenai pola budidaya Gracillaria dan ikan bandeng yang saling bersinergi dalam satu tambak. Pendekatan ini terbukti mampu menjaga kualitas air serta menekan resiko kegagalan panen.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para petani yang hadir menyambut positif program pendampingan ini sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dan tantangan yang mereka hadapi di lapangan.

Dinas Perikanan berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan dan pelatihan lanjutan guna memastikan keberhasilan program ini dalam jangka panjang.(*)

Luwu Timur Nyatakan Siap Jadi Tuan Rumah STQH Sulsel 2027

RADARLUWU, Lutim–Kabupaten Luwu Timur menunjukkan antusiasme tinggi dalam ajang Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) ke-23 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang secara resmi dibuka pada Minggu malam (13/04/2025) di Lapangan Tamsis, Masamba, Kabupaten Luwu Utara.

Turut hadir dalam acara pembukaan tersebut Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam bersama Wakil Bupati Hj. Puspawati Husler, Sekretaris Daerah H. Bahri Suli, serta jajaran pemerintah daerah. Kehadiran mereka bertujuan memberi dukungan dan semangat penuh kepada 21 orang kafilah yang mewakili Luwu Timur dalam 10 cabang lomba, mulai dari Tilawah anak-anak hingga cabang Hafalan Hadits 500 KTIH.

Acara dua tahunan ini dibuka langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, yang turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, para kepala daerah, Kakanwil Kemenag Sulsel, serta tokoh adat dan masyarakat. Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan komitmennya untuk melahirkan peserta-peserta terbaik yang nantinya akan mewakili Sulawesi Selatan di tingkat nasional. Ia juga menyampaikan bahwa hadiah bagi juara pertama ditingkatkan secara signifikan sebagai bentuk motivasi dan tantangan.

“Juara satu akan mendapatkan hadiah sebesar 30 juta rupiah. Ini kami lakukan karena STQH merupakan ajang pencarian calon unggulan untuk bertanding di tingkat nasional. Oleh sebab itu, standar penilaian harus tinggi,” ujar Gubernur. Ia menambahkan bahwa hadiah untuk juara dua dan tiga masing-masing hanya 8 juta dan 6,5 juta rupiah, sebagai bentuk dorongan agar peserta bersaing dengan maksimal untuk meraih juara pertama.

Gubernur juga meminta agar Dewan Hakim memberikan penilaian secara objektif dan adil berdasarkan kemampuan para peserta, agar semua merasa puas dan dihargai atas hasil yang diraih.

Sementara itu, Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam menyampaikan rasa bangganya terhadap semangat dan dedikasi kafilah Lutim yang tidak hanya datang untuk berkompetisi, tetapi juga membawa misi silaturahmi dan dakwah Al-Qur’an. Ia optimistis bahwa para peserta dari Luwu Timur akan menorehkan prestasi membanggakan.

Lebih lanjut, Bupati Irwan juga menyatakan kesiapan Luwu Timur untuk menjadi tuan rumah STQH tingkat Provinsi pada tahun 2027 mendatang. Menurutnya, menjadi tuan rumah bukan hanya soal menyelenggarakan lomba, tetapi juga sebagai wujud komitmen dalam syiar Al-Qur’an dan mempererat ukhuwah Islamiyah antar daerah.

Kegiatan STQH ini akan berlangsung hingga 20 April 2025 dan menjadi momentum penting dalam mencari calon peserta terbaik yang akan mewakili Sulawesi Selatan di tingkat nasional di Sulawesi Tenggara.

Usai Libur Lebaran, Wabup Puspawati Sidak Sejumlah SKPD

RADARLUWU, Luwu Timur– Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler, melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah kantor SKPD pada hari pertama kerja pasca Idul Fitri 1446 H, Selasa (8/4/2025).

Didampingi Plt. Kepala BKPSDM Rapiuddin Tahir, Wabup Puspawati mengunjungi Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Koperindag, Bappeda, Dispenda, dan Bapelitbangda.

Sidak dilakukan untuk memastikan ASN kembali bekerja dengan disiplin dan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat usai cuti bersama.

“Pelayanan publik harus tetap berjalan optimal meski baru kembali dari libur panjang. ASN dituntut profesional dan siap bekerja,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pegawai yang absen tanpa alasan akan dikenai sanksi sesuai aturan.

Sidak ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Luwu Timur dalam menegakkan disiplin dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Wabup berharap semangat kerja pasca lebaran dapat mendorong peningkatan kinerja demi pembangunan daerah. Lanjutkan membaca