Hasil Pilkada Luwu Timur 2024: Ibas-Puspa Kalahkan Budiman-Akbar dan Isrullah-Usman

RADARLUWU.COM —Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Timur resmi menetapkan Irwan Bachri Syam dan Puspawati Husler sebagai Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur terpilih setelah berhasil meraih suara terbanyak pada rapat rekapitulasi hasil perhitungan suara Pilkada serentak 2024. Penetapan tersebut dilakukan dalam rapat pleno terbuka yang dipimpin oleh Ketua KPU Luwu Timur, Irfan Lahabu, di Kantor KPU pada Selasa, 3 Desember 2024.

Pasangan calon nomor urut 03, Irwan Bachri Syam dan Puspawati Husler, memperoleh suara terbanyak dengan persentase 51,74 persen, mengungguli pasangan nomor urut 02, Budiman-Akbar, yang meraih 37,19 persen, serta pasangan nomor urut 01, Isrullah Achmad-Usman Sadik, dengan perolehan 11,07 persen suara.

Berikut adalah rincian perolehan suara ketiga pasangan calon berdasarkan hasil rapat pleno rekapitulasi:

1. Pasangan Nomor Urut 01 (Isrullah Achmad-Usman Sadik)

Mangkutana: 922 suara

Nuha: 1.656 suara

Towuti: 3.638 suara

Malili: 2.538 suara

Angkona: 932 suara

Wotu: 4.219 suara

Burau: 1.682 suara

Tomoni: 1.496 suara

Tomoni Timur: 526 suara

Kalaena: 522 suara

Wasuponda: 853 suara
Total: 18.984 suara (11,07 persen).

 

2. Pasangan Nomor Urut 02 (Budiman-Akbar)

Mangkutana: 4.354 suara

Nuha: 3.984 suara

Towuti: 10.224 suara

Malili: 10.760 suara

Angkona: 5.085 suara

Wotu: 6.737 suara

Burau: 7.478 suara

Tomoni: 5.288 suara

Tomoni Timur: 3.024 suara

Kalaena: 2.773 suara

Wasuponda: 4.080 suara
Total: 63.787 suara (37,19 persen).

 

3. Pasangan Nomor Urut 03 (Irwan Bachri Syam-Puspawati Husler)

Mangkutana: 7.180 suara

Nuha: 5.812 suara

Towuti: 11.598 suara

Malili: 11.738 suara

Angkona: 8.630 suara

Wotu: 8.574 suara

Burau: 10.721 suara

Tomoni: 8.994 suara

Tomoni Timur: 4.604 suara

Kalaena: 3.926 suara

Wasuponda: 6.971 suara
Total: 88.748 suara (51,74 persen).

Hasil ini sekaligus menegaskan kemenangan pasangan nomor urut 03 pada Pilkada serentak tahun 2024 di Kabupaten Luwu Timur. (*)

 

Luwu Timur Optimis, Ditjen Gakkum ESDM Jadi Pelindung Hak dan Lingkungan

RADARLUWU.COM, Luwu Timur, 4 Desember 2024 – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi membentuk Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Ditjen Gakkum) sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 169 Tahun 2024 yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto pada 5 November 2024. Ditjen Gakkum diharapkan menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan pengawasan, penegakan hukum, dan penyelesaian konflik di sektor energi dan sumber daya mineral.

Beberapa fungsi Ditjen Gakkum meliputi perumusan kebijakan di bidang pencegahan pelanggaran, penanganan pengaduan, pengawasan kepatuhan hukum, penyidikan, pengenaan sanksi administratif, hingga penerapan hukum pidana. Selain itu, Ditjen ini juga akan mendukung operasi penegakan hukum di sektor energi dan sumber daya mineral yang lebih komprehensif.

Masyarakat lingkar tambang di Kabupaten Luwu Timur menyambut baik langkah ini. Rizal Mujur, seorang aktivis lingkar tambang, mengapresiasi pembentukan Ditjen Gakkum yang dianggap dapat memaksimalkan upaya penegakan hukum di sektor pertambangan. Ia mengungkapkan harapannya agar konflik yang sering terjadi, seperti tambang ilegal, pencemaran lingkungan, kriminalisasi warga penolak tambang, hingga perampasan lahan, dapat segera diatasi.

“Tambang ilegal, pencemaran lingkungan, dan kriminalisasi warga yang menolak tambang adalah masalah yang harus diselesaikan. Kami berharap Ditjen Gakkum benar-benar hadir untuk masyarakat dan menegakkan hukum tanpa pandang bulu,” ujar Rizal.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran tambang di Luwu Timur seharusnya menjadi berkah, bukan bencana. “Kami ingin tambang di daerah kami dapat meningkatkan pendapatan negara dan daerah secara maksimal, tanpa mengorbankan lingkungan dan hak masyarakat. Dengan pengawasan yang baik, kami yakin tambang bisa berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Masyarakat Luwu Timur berharap agar pemerintah melalui Ditjen Gakkum mampu menciptakan sinergi antara pengelolaan tambang yang berkelanjutan dan perlindungan hak masyarakat lokal. Selain itu, harapan besar juga disematkan pada peningkatan pendapatan daerah melalui pengelolaan tambang yang transparan dan akuntabel, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat tercapai.

Langkah pemerintah membentuk Ditjen Gakkum menjadi tonggak baru dalam pengelolaan sumber daya mineral yang lebih berkeadilan. Masyarakat pun optimis, upaya ini dapat menjadikan sektor pertambangan sebagai aset negara yang memberikan manfaat maksimal bagi semua pihak.

Anggota Bawaslu Sulsel Adnan Jamal Pantau Langsung PSU di Luwu Timur

RADARLUWU.COM, Luwu Timur – Didampingi Ketua Bawaslu Luwu Timur Pawennari serta Panwaslu Kecamatan Wotu, Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan Adnan Jamal memantau langsung pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang terjadi di TPS 02 Desa Kalaena, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur, pada Selasa (3/12).

Dalam kunjungannya, Adnan Jamal menyampaikan bahwa pelaksanaan PSU yang merupakan tindak lanjut dari rekomendasi Panwaslu Kecamatan berlangsung secara normal. “Sejauh ini, pelaksanaan PSU berjalan lancar,” ujarnya.

Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa itu juga menekankan pentingnya pengawasan setiap tahapan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. “Bawaslu Kabupaten Luwu Timur harus terus memastikan semua proses tahapan dilaksanakan sesuai regulasi yang berlaku,” pesannya.

Selain memberikan arahan, Adnan Jamal turut memberikan apresiasi yang tinggi kepada Ketua dan Anggota Bawaslu Luwu Timur, beserta seluruh jajaran pengawas adhoc yang telah menjalankan tugas pengawasan dengan baik.

Dirinya menyebut bahwa kinerja pengawas selama tahapan pemilihan hingga proses rekapitulasi di tingkat kabupaten yang sedang berlangsung sangat patut diapresiasi.

“Semua ini menunjukkan komitmen dan sinergitas seluruh jajaran pengawas untuk mengawal proses pemilihan berlangsung jujur, adil, dan berintegritas,” tutupnya.

Untuk diketahui, pelaksanaan PSU di TPS 02 Desa Kalaena Kecamatan Wotu terjadi diakibatkan oleh tindakan ketua KPPS yang memberikan tanda di surat suara pemilih sebanyak 63 surat suara pada surat suara calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur.(rls/*)

AKBP Zulkarnain: Tidak Ada Lagi 01, 02, dan 03, Kini Hanya Luwu Timur

RADARLUWU.COM —Kapolres Luwu Timur, AKBP Zulkarnain, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh wartawan yang turut berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 di Kabupaten Luwu Timur. Ia menyebut, peran media sangat penting dalam menjaga suasana kondusif selama proses pemilu berlangsung.

“saya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan wartawan atas dedikasinya dalam memberikan informasi yang akurat dan edukatif kepada masyarakat. Pilkada serentak di Luwu Timur berjalan dengan aman, lancar, dan damai berkat sinergi dari semua pihak, termasuk teman-teman media,” ujar AKBP Zulkarnain dalam keterangannya, saat silaturahmi dengan awak media di Warkop Punggawa, desa Baruga, kecamatan Malili, Senin (2/12/2024).

“Sekarang ini tidak ada lagi 01 ,02 dan 03 karena pemilihan sudah selesai, tentu sekarang yang ada hanya Luwu Timur,”.kata AKBP Zulkarnain.

kita tahu bahwa selama Pilkada Luwu Timur 2024 tentu dimasyarakat banyak yang berbeda pendapat maka dari itu kita harapkan agar perbedaan tersebut bisa dihilangkan.

Selain itu, Kapolres Zulkarnain mengimbau masyarakat untuk terus menjaga persatuan.

 

Pelatihan Diversifikasi Olahan Ikan: Dorong Ekonomi Lokal Luwu Timur

RADARLUWU.COM —Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha kecil dan menengah di sektor perikanan, Dinas Perikanan Luwu Timur menggelar pelatihan diversifikasi olahan hasil perikanan. Kegiatan yang bertemakan “Peningkatan Pendapatan Usaha Melalui Inovasi Diversifikasi Olahan Perikanan Berbasis Olahan Ikan” ini berlangsung pada 02 Desember 2024 di Aula Dinas Perikanan Luwu Timur.

Dinas Perikanan, Melalui Kepala Bidang Diversifikasi, Ilaikal Masir, dalam sambutannya Menjelaskan pelatihan inovasi olahan ikan ini bukan hanya sekedar memberikan keterampilan baru kepala masyarakat, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah dari hasil perikanan di daerah ini. Dengan keterampilan yang diperoleh, diharapkan masyarakat dapat menciptakan produk olahan ikan yang bermutu tinggi dan memiliki nilai jual yang lebih baik.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengembangkan sektor perikanan secara berkelanjutan dan memberdayakan masyarakat lokal. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mandiri dalam mengelola sumber daya perikanan yang ada di sekitar mereka, “tambahnya.

Suksesnya kegiatan ini menjadi langkah awal yang membangkitkan semangat di kalangan masyarakat Kabupaten Luwu Timur. Harapannya, keterampilan yang diperoleh melalui pelatihan ini dapat menjadi modal untuk membentuk kelompok usaha yang mandiri dan mampu bersaing di pasar. Dengan semangat kolaborasi dan penerapan kreativitas dalam mengolah produk olahan ikan, diharapkan kelompok-kelompok ini dapat menjadi agen penggerak ekonomi lokal.

Pelatihan ini diikuti oleh sekitar 70 peserta yang terdiri dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kelompok nelayan perempuan, perempuan kepala rumah tangga, serta masyarakat umum yang memiliki ketertarikan pada pengolahan hasil perikanan. Dalam kegiatan ini, peserta diberikan materi teori dan praktik langsung oleh narasumber berpengalaman.
Beberapa jenis produk olahan ikan yang diajarkan dalam pelatihan ini meliputi:

Sumpia Udang
Bronis Rumput Laut
Jus Rumput Laut
Dendeng Ikan Tongkol

Selain teknik pengolahan, peserta juga mendapatkan pelatihan tentang pemasaran produk, strategi branding, dan cara mengemas produk agar menarik minat konsumen.

Dinas Perikanan Luwu Timur berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk mengembangkan industri pengolahan ikan yang berkelanjutan dan berkontribusi pada peningkatan perekonomian daerah. Ke depan, dinas akan terus mendukung pelaku usaha dengan pelatihan lanjutan dan fasilitas pendukung lainnya.