Jakarta, 20 Januari 2026 — Perusahaan pertambangan nikel berkelanjutan, PT Vale Indonesia Tbk (“PT Vale atau “Perseroan”; IDX: INCO), menghadiri undangan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI (Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia) sebagai bagian dari komitmen Perseroan dalam menyampaikan pembaruan terkait perkembangan proyek, agenda hilirisasi nikel, serta kepatuhan operasional dalam kerangka tata Kelola industry pertambangan nasional.

Dalam forum tersebut, PT Vale menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta kementerian dan lembaga terkait lainnya, termasuk MIND ID selaku holding, atas peran pembinaan dan pengawasan yang dijalankan terhadap industri pertambangan nasional.

Perseroan memandang dialog yang terbuka dan berbasis data dalam forum RDP sebagai elemen penting dalam memperkuat tata kelola serta mendorong keberlanjutan industri.

Sejalan dengan agenda RDP, PT Vale menegaskan komitmennya dalam mendukung hilirisasi nikel nasional, termasuk melalui pengembangan proyek pengolahan lanjutan dan integrasi ke rantai nilai industry kendaraan listrik. “Penjelasan kami dalam RDP menegaskan bahwa operasional eksisting, khususnya di Sorowako dan fasilitas smelter, memperoleh alokasi penuh.

Sementara untuk proyek pertumbuhan, pendekatannya bertahap dan terukur. Ini merupakan bagian dari tata kelola produksi yang sehat dan patuh terhadap regulasi,” ujar Bernardus Irmanto, Presiden Direktur dan CEO PT Vale Indonesia Tbk.

Dalam kesempatan yang sama, PT Vale Indonesia juga menyampaikan klarifikasi terkait Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) Tahun 2026. Sebagaimana dijelaskan dalam RDP, RKAB 2026 mengalokasikan 100% kegiatan operasional untuk operasional eksisting di Sorowako, termasuk fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter), guna memastikan keberlanjutan operasi yang telah berjalan.

Sementara itu, sekitar 30% dialokasikan untuk Indonesia Growth Projects (IGP) Pomalaa, Morowali, dan Sorowako Limonite, yang saat ini masih berada dalam tahap pengembangan secara bertahap dan terukur.

Di forum tersebut, PT Vale Indonesia juga memaparkan status proyek-proyek strategis Perseroan, kontribusi dalam mendukung hilirisasi nikel nasional, serta penjelasan faktual terkait perizinan dan tata kelola produksi. Perseroan memandang forum RDP sebagai ruang dialog yang konstruktif untuk memastikan keselarasan antara pelaku usaha, regulator, dan pemangku kepentingan.

Terkait aspek perizinan, PT Vale menegaskan bahwa seluruh kegiatan Perseroan di dalam kawasan hutan telah dilaksanakan sesuai dengan Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) yang diterbitkan oleh Pemerintah, termasuk pemenuhan seluruh ketentuan teknis dan lingkungan yang melekat pada perizinan tersebut. Perseroan tidak melakukan aktivitas operasional di luar ruang lingkup izin yang sah.

Selama proses persetujuan RKAB berlangsung, PT Vale menegaskan bahwa setiap penyesuaian yang dilakukan merupakan bentuk kepatuhan terhadap ketentuan regulasi dan penghormatan terhadap kewenangan Pemerintah dalam menata produksi nasional, bukan akibat pelanggaran perizinan.

Sehubungan dengan pemberitaan pasca-RDP, PT Vale berharap informasi yang disampaikan kepada publik dapat dipahami secara utuh, proporsional, dan berbasis fakta, dengan mempertimbangkan konteks utama RDP sebagai forum pembaruan proyek dan hilirisasi nasional.

RadarLuwu.com — Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulawesi Selatan menggelar press release terkait penanganan korban kecelakaan pesawat ATR 42-500. Kegiatan tersebut berlangsung di Biddokkes Polda Sulsel, Senin (19/01/2026).

Press release dipimpin oleh Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol. Didik Supranoto, S.I.K., M.H., bersama Kabiddokkes Polda Sulsel, perwakilan Pusdokkes Polri selaku Kabid DVI, serta Bareskrim Polri melalui Kabiddaktikkrim Pusident.

Kabid Humas Polda Sulsel menyampaikan bahwa Polda Sulsel telah mengerahkan Tim Disaster Victim Identification (DVI) dalam penanganan korban kecelakaan pesawat tersebut, yang diperkuat oleh Tim DVI Pusdokkes Polri dan Tim Pusident Bareskrim Polri.

“Sampai dengan saat ini, kami telah melaksanakan pengumpulan data awal atau antemortem terhadap keluarga korban. Sebanyak delapan keluarga korban telah dilakukan pemeriksaan,” jelas Kabid Humas.

Pengumpulan data antemortem meliputi data DNA, data medis, serta data administrasi milik korban. Sementara itu, dua keluarga korban lainnya masih dalam proses pengumpulan data. Berdasarkan data manifes dari pihak maskapai penerbangan dan keterangan Kementerian Perhubungan Udara, total korban berjumlah 10 orang, terdiri dari tujuh kru pesawat dan tiga penumpang.

Kabid Humas menjelaskan, setelah seluruh data antemortem terkumpul, Tim DVI akan melaksanakan tahapan postmortem. Proses tersebut dilakukan setelah adanya penyerahan korban atau temuan lainnya dari tim pencarian yang dipimpin oleh Basarnas.

“Data antemortem dan postmortem nantinya akan dicocokkan untuk memastikan identitas korban. Setelah proses pencocokan selesai, barulah dapat disimpulkan kesesuaian antara korban yang ditemukan dengan data manifes yang disampaikan oleh pihak maskapai maupun Kementerian Perhubungan Udara,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh proses identifikasi dilakukan secara profesional, akuntabel, serta dapat dipertanggungjawabkan baik secara hukum maupun keilmuan.

“Hasil identifikasi ini juga dapat dimanfaatkan oleh pihak keluarga korban untuk kepentingan lanjutan, seperti pengurusan asuransi dan administrasi lainnya,” tutup Kabid Humas Polda Sulsel.

Radarluwu.com, LUWU TIMUR — Polres Luwu Timur menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 27 Rajab 1447 Hijriah yang berlangsung khidmat di Masjid Al Ukhuwah, Rumah Ibadah Bhineka Tunggal Ika Polres Luwu Timur, Jumat (16/1/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Luwu Timur AKBP Ario Putranto T.M., Ketua Bhayangkari Cabang Luwu Timur Ny. Dinda Ario Putranto, para pejabat utama Polres Luwu Timur, personel Polres Luwu Timur, Bhayangkari, serta masyarakat sekitar.

Peringatan Isra Mi’raj ini diisi dengan tausiyah keagamaan oleh Ustadz Rahman, dan Ustadz Zulkifli. Acara diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an dan doa yang menambah suasana religius dan penuh kekhusyukan.

Dalam sambutannya, Kapolres Luwu Timur AKBP Ario Putranto T.M. menyampaikan harapannya agar peringatan Isra Mi’raj menjadi momentum refleksi bagi seluruh personel dan jamaah yang hadir.
“Semoga peristiwa agung ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk senantiasa memperkuat iman, meningkatkan kualitas ibadah, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Sementara itu, dalam ceramahnya, Ustadz Rahman menyampaikan makna mendalam dari peristiwa Isra Mi’raj sebagai perjalanan suci Nabi Muhammad SAW yang sarat dengan pesan ilahi. Ditekankan pula pentingnya shalat sebagai kewajiban utama dan tiang agama yang harus dijaga dan dilaksanakan dengan penuh keikhlasan.

Pada peringatan isra Mi’raj ini menjadi penguat rohani dan keimanan, sehingga membentuk karakter dan integritas personel Polres Luwu Timur sebagai landasan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Morowali, 14 Januari 2026 – Keberhasilan pembangunan ekonomi tidak dapat dipisahkan dari kekuatan pertahanan yang solid. Sinergi keduanya adalah fondasi untuk menciptakan ekosistem yang aman, stabil, dan berdaya saing. Menyadari hal tersebut, PT Vale menerima kunjungan Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) VI Makassar, Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, beserta jajaran di lokasi Indonesia Growth Project (IGP) Morowali. Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi menjadi momentum strategis untuk memperkuat kerja sama lintas sektor demi mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Rangkaian kunjungan dimulai dengan melihat secara langsung aktivitas operasional melalui layar monitor di ruang kontrol (control room). Pemantauan ini memberikan gambaran menyeluruh tentang bagaimana PT Vale mengintegrasikan teknologi dan sistem pengawasan untuk memastikan keselamatan, efisiensi, dan keberlanjutan operasional.

Setelah itu, Dankodaeral VI Makassar bersama jajaran melakukan peninjauan Jetty Febriany, salah satu infrastruktur utama yang mendukung kelancaran distribusi material proyek. Jetty ini merupakan titik krusial dalam rantai pasok PT Vale, sehingga pengamanan dan stabilitas wilayah perairan menjadi prioritas bersama.

Tidak hanya itu, rombongan juga berkesempatan melakukan penanaman pohon di area nursery, sebagai simbol komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dan pelestarian ekosistem.
Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz menyampaikan apresiasi atas kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan nasional. Ia menekankan pentingnya sinergi antara sektor industri dan pertahanan untuk kemajuan bangsa.

“Kami melihat sangat luar biasa, dari jetty hingga seluruh fasilitas yang ada. Kolaborasi dan sinergi ini adalah kunci untuk memajukan negara kita. Semua harus saling mendukung. Tanpa militer yang kuat, pembangunan ekonomi tidak akan berjalan optimal. Keduanya harus beriringan. Terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan,” ujarnya.
Andi Abdul Aziz menilai fasilitas yang dimiliki PT Vale, mulai dari jetty hingga sistem terintegrasi, sangat luar biasa.

“Semua produksi yang ada di area penambangan ini sudah terintegrasi dengan sistem dan aplikasi, semua termonitor real time mulai dari penambangan, pemuatan, sampai dengan pengiriman, termasuk monitor kapal-kapal yang akan mengangkut. Kami sempat melihat jetty yang sangat luar biasa menampung beberapa tongkang untuk distribusi, ini bisa kita manfaatkan juga suatu saat apabila dalam kondisi-kondisi tertentu untuk menghadirkan KRI di wilayah Morowali ini. Dan tentunya harapan kami PT Vale ini lebih berkembang lagi dan bisa bermanfaat untuk perkembangan perekonomian negara khususnya untuk membantu masyarakat sekitar meningkatkan kesejahteraan masyarakat.”

*Komitmen terhadap Keberlanjutan dan Keamanan*

Sementara itu, Head of Bahodopi Project PT Vale, Wafir, menekankan bahwa proyek IGP Morowali bukan sekadar investasi ekonomi, tetapi juga membawa dampak sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.
”Proyek ini tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada penciptaan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, lingkungan, dan ketahanan energi Indonesia. Namun kami menyadari, keberhasilan proyek strategis seperti ini tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan modal, melainkan juga oleh keamanan, keselamatan, dan stabilitas wilayah operasional, termasuk jalur logistik dan perairan,” jelas Wafir.

Ia menambahkan, peran TNI, khususnya unsur pertahanan wilayah dan laut, merupakan mitra strategis bagi keberlangsungan proyek.
”Sinergi yang kuat antara industri dan pertahanan menjadi fondasi penting agar operasional dapat berjalan aman, tertib, dan berkelanjutan. Kami berharap kolaborasi yang telah terbangun ini dapat terus diperkuat melalui koordinasi yang baik, dukungan pengamanan, serta sinergi program yang berdampak langsung bagi masyarakat sekitar,” tambahnya.

*Langkah Nyata untuk Masyarakat*

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, pada 15 Januari 2026, PT Vale berpartisipasi dalam Upacara Hari Dharma Samudera yang digelar di Pelabuhan Bungku Tengah, Morowali. Dalam kesempatan tersebut, PT Vale juga turut membagikan paket sembako kepada masyarakat sekitar, sebagai wujud kepedulian terhadap kesejahteraan komunitas lokal.
Langkah ini sejalan dengan visi PT Vale untuk menciptakan nilai bersama melalui pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. PT Vale percaya bahwa keberhasilan proyek tidak hanya diukur dari capaian produksi, tetapi juga dari kontribusi nyata terhadap masyarakat dan lingkungan.

Dengan adanya sinergi ini, diharapkan tercipta ekosistem yang aman, stabil, dan berdaya saing, sehingga Indonesia dapat terus melangkah maju sebagai negara dengan fondasi ekonomi dan pertahanan yang kuat.

RadarLuwu.com, Malili, 14 Januari 2026 – Komitmen PT Citra Lampia Mandiri (CLM) dalam mendukung penguatan nilai-nilai keagamaan dan sosial budaya masyarakat kembali diwujudkan melalui penyaluran bantuan sosial budaya keagamaan kepada tiga majelis taklim di Desa Pasi-Pasi, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur.

Bantuan tersebut diserahkan melalui Program Pengembangan Masyarakat (PPM) bidang Sosial Budaya, sub bidang Keagamaan, sebagai upaya mendorong keberlangsungan aktivitas keagamaan di tingkat desa. Adapun bantuan yang diberikan berupa seragam majelis taklim serta paket rebana (rabbana) yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing majelis taklim penerima.

Senior Supervisor PPM PT Citra Lampia Mandiri, Mehdi Insana, dalam sambutannya menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap penguatan syiar Islam serta upaya mempererat silaturahmi antarwarga melalui kegiatan keagamaan.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung proses pembelajaran agama serta mengembangkan potensi sosial masyarakat di Desa Pasi-Pasi,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan majelis taklim penerima bantuan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada PT Citra Lampia Mandiri. Mereka berkomitmen untuk menggunakan bantuan tersebut sebaik mungkin demi meningkatkan kualitas kegiatan kajian dan memperluas manfaat bagi masyarakat.

“Kami akan menjadikan bantuan ini sebagai sarana untuk meningkatkan aktivitas keagamaan dan kemajuan bersama masyarakat Desa Pasi-Pasi,” ungkap salah satu ketua majelis taklim.

Kegiatan penyerahan bantuan ini turut dihadiri Sekretaris Desa Pasi-Pasi, jajaran pemerintah desa, serta pengurus dari tiga majelis taklim penerima bantuan, dan berlangsung dengan penuh kekeluargaan.