Radarluwu, Tokalimbo, 13 Juli 2025– suasana Pelabuhan Penyeberangan Desa Tokalimbo tampak lebih bersih dan tertata dibandingkan hari-hari biasanya.
Pelabuhan ini merupakan objek vital bagi wilayah Loeha Raya, karena disinilah Kapal Feri KM Pangkilang dapat berlabuh.
Puluhan anggota Search and Rescue (SAR) Tominanga tampak sibuk memunguti sampah yang berserakan di tepi pelabuhan dan area sekitar dermaga.
Karung-karung besar disiapkan untuk menampung berbagai jenis sampah, mulai dari plastik kemasan, botol bekas minuman, hingga potongan kayu yang terombang-ambing di tepi air.
Kegiatan bersih-bersih ini merupakan bagian dari program kerja SAR Tominanga yang rutin dilakukan setiap minggu di wilayah pesisir timur Danau Towuti.
Tak hanya anggota SAR, aparat pemerintah Desa Tokalimbo pun turut mendukung aksi bakti sosial tersebut.
Muh. Saleh, Ketua SAR Tominanga, mengatakan bahwa program bersih-bersih ini dilakukan secara bergilir di lima desa pesisir timur Danau Towuti.
“Kami ingin menumbuhkan kesadaran lingkungan kepada masyarakat Loeha Raya, karena menjaga kebersihan lingkungan akan membawa dampak positif bagi kita semua,” ujarnya sambil terus mengawasi para anggota yang bekerja.
Bagi SAR Tominanga, kebersihan lingkungan juga merupakan bentuk kesiapsiagaan, sebab area yang bersih akan memudahkan proses evakuasi maupun penyelamatan saat terjadi insiden.
SAR Tominanga sendiri berdiri pada 11 Juli 2024 dan dilantik langsung oleh lima kepala desa di kawasan Loeha Raya.
Keberadaan SAR Tominanga menjadi harapan baru bagi masyarakat pesisir dan pedalaman, karena mereka menjadi tim respon cepat saat terjadi insiden di air maupun di hutan.
Jarak kantor Basarnas atau BPBD yang cukup jauh dari Loeha Raya menjadi salah satu alasan SAR Tominanga dibentuk secara mandiri oleh masyarakat.
Saat ini, wilayah operasi SAR Tominanga meliputi Desa Loeha, Rante Angin, Bantilang, Masiku, dan Tokalimbo.
Selain melakukan penyelamatan dan pertolongan darurat, SAR Tominanga juga aktif mengedukasi masyarakat tentang mitigasi bencana dan pentingnya menjaga lingkungan.
Dengan semangat gotong royong dan jiwa sosial yang tinggi, SAR Tominanga berharap dapat terus menebar manfaat bagi seluruh masyarakat Loeha Raya. (*)






