Meriah! Lomba Nyanyi Pasangan Lagu Perjuangan Antar Pejabat di Lutra, Wabup Jumail Mappile: Ini Wujud Cinta Tanah Air

RadarluwuCom, Luwu Utara – Suasana penuh semangat kebangsaan mewarnai kediaman resmi Wakil Bupati (Rujab Wabup) Luwu Utara pada Jumat (14/08/2025), saat digelar lomba nyanyi pasangan lagu perjuangan yang melibatkan para pejabat se-Kabupaten Luwu Utara.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Pahlawan tahun 2025 yang mengangkat tema “Melalui Jiwa Semangat Nilai-nilai 45, Kita Lestarikan dan Amalkan Pancasila dan UUD 1945.”

Wakil Bupati Luwu Utara, Jumail Mappile, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya lomba tersebut. Ia menilai kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana edukasi dan penguatan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda.

“Sekarang, anak muda harus mengerti sejarah perjuangan. Lagu-lagu perjuangan adalah cara efektif untuk memupuk rasa cinta kepada bangsa dan tanah air. Nilai-nilai itu harus tertanam di hati,” ujar Jumail dalam sambutannya.

Menurutnya, di tengah arus globalisasi dan digitalisasi, generasi muda perlu tetap mengingat dan menghargai jasa para pahlawan yang telah merebut kemerdekaan. Ia berharap lomba ini dapat menjadi medium untuk menghidupkan kembali semangat perjuangan di kalangan masyarakat, khususnya para pemuda.

“Masa depan bangsa, termasuk Kabupaten Luwu Utara, ada di tangan generasi muda. Mereka adalah penerus kemerdekaan yang harus tetap menjaga dan meneruskan nilai-nilai luhur bangsa,” lanjutnya.

Bacaan Lainnya

Jumail juga menyoroti kecenderungan lagu perjuangan yang mulai tersisih oleh lagu-lagu modern. Ia mengajak masyarakat, terutama generasi muda, untuk tetap mencintai lagu-lagu perjuangan sebagai identitas dan perekat bangsa.

“Zaman boleh digital, tapi jangan lupakan lagu perjuangan. Ini adalah warisan semangat bangsa yang harus kita jaga bersama,” tuturnya.

Kegiatan ini pun disambut antusias oleh para peserta dan penonton. Menurut panitia, jumlah peserta mencapai sekitar 20 pasangan pejabat, melebihi ekspektasi yang biasanya hanya diikuti 20 hingga 30 orang secara keseluruhan.

Ia juga menyampaikan rasa bangganya atas antusiasme para peserta.

“Alhamdulillah, lomba nyanyi pasangan lagu perjuangan ini diminati banyak pihak. Ini menjadi kebanggaan tersendiri karena pesertanya berasal dari kalangan pejabat yang biasanya jarang ikut kegiatan seperti ini,” ujarnya.

Selain lomba nyanyi, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antar instansi serta mempererat kebersamaan dalam semangat kemerdekaan. (KN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *