BBM Langka, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Putuskan Siswa Sekolah Daring Sepekan

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman meninjau SPBU di Makassar
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman saat meninjau salah satu SPBU di Makassar di tengah kelangkaan BBM.

RadarLuwu.com, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menetapkan pembelajaran daring bagi para pelajar selama sepekan ke depan. Kebijakan itu diambil menyusul kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang membuat antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) memanjang dan menghambat mobilitas warga.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menjelaskan, kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung meski tanpa tatap muka di ruang kelas. Menurutnya, penyesuaian tersebut bersifat sementara dan akan dievaluasi setelah sepekan berjalan, dengan mempertimbangkan perkembangan situasi di lapangan serta dampaknya bagi aktivitas masyarakat.

“Kita mengambil langkah pembelajaran daring selama satu minggu. Pembelajaran tetap berlangsung, hanya tidak tatap muka langsung,” kata Andi Sudirman, dikutip Sabtu (12/9/2026).

Dia menyatakan, selain menekan pergerakan warga, keputusan ini ditempuh agar proses pendidikan tidak terputus di tengah persoalan distribusi BBM dan elpiji 3 kilogram yang masih menjadi perhatian di sejumlah wilayah Sulsel. Pemerintah provinsi mengaku terus berkoordinasi dengan Pertamina untuk memastikan ketersediaan serta penyaluran kedua komoditas itu berjalan baik.

Andi Sudirman menuturkan, pihaknya telah berkomunikasi dengan Wali Kota Makassar. Pemerintah kota akan menerapkan kebijakan serupa untuk sekolah-sekolah sesuai kewenangannya, sementara kabupaten dan kota lain di Sulsel dapat menyesuaikan langkah dengan kondisi wilayah masing-masing.

Kepada Pertamina, gubernur meminta langkah cepat. Beberapa upaya yang diharapkan segera dilakukan antara lain memperlancar distribusi untuk mengamankan stok, menambah kuota BBM bagi Sulsel, memeriksa operasional nozzle di SPBU, serta memperketat pengawasan penyaluran. Pemprov Sulsel juga menyiapkan dukungan pengamanan bersama TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan kabupaten/kota.

Bacaan Lainnya

Ia berharap masyarakat tetap tenang seiring upaya pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dan Pertamina memperkuat penanganan di lapangan, termasuk percepatan distribusi BBM untuk menjaga pasokan di wilayah Sulsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *