Empat Bandara Masih Ditutup Imbas Erupsi Anak Krakatau, Ini Daftar dan Jadwalnya

Ilustrasi bandara terdampak penutupan imbas erupsi Gunung Anak Krakatau
Ilustrasi bandara. Empat bandara masih menghentikan operasional penerbangan hingga Senin (7/9/2026) pukul 08.59 WIB imbas sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

RadarLuwu.com, Jakarta – Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau masih mengganggu operasional penerbangan pada Senin (7/9/2026) pagi. Sedikitnya empat bandara di Pulau Jawa dan Sumatra masih menghentikan sementara layanan penerbangannya akibat sebaran abu vulkanik.

Kebijakan tersebut disampaikan InJourney Airports selaku pengelola bandara melalui keterangan resmi yang terbit hari ini. “Memperhatikan kondisi aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau, terdapat beberapa bandara yang mengalami penghentian operasional penerbangan,” demikian bunyi pernyataan InJourney Airports. Penghentian operasional disebutkan berlaku hingga pukul 08.59 WIB, dan para calon penumpang diminta melakukan pengecekan secara berkala terhadap status penerbangan masing-masing.

Adapun empat bandara yang masih menutup operasionalnya adalah Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta, Bandara Radin Inten II di Lampung, serta Bandara Husein Sastranegara di Bandung. Keempat bandara tersebut menutup layanan hingga 7 September pukul 08.59 WIB.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan sebaran abu erupsi mencapai Lampung hingga sebagian wilayah Jakarta. Dalam data yang dipaparkan per pukul 04.00 WIB, BMKG mengidentifikasi dua klaster sebaran abu Gunung Anak Krakatau berdasarkan informasi PVMBG dan VAAC Darwin serta analisis citra satelit Himawari-9.

Klaster pertama bergerak mengarah ke Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, dengan abu terpantau hingga ketinggian 20.000 kaki. BMKG menyebut sebaran dari permukaan sampai 20 ribu kaki itu teramati ke arah timur laut-selatan, mencakup sebagian DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat beserta perairan sekitarnya.

Bacaan Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *