Pemberdayaan Nelayan Kecil: Dinas Perikanan Luwu Timur Gelar Pelatihan Servis Mesin Perahu

Radarluwu.com, Luwu Timur, 2 Oktober 2024 Dalam rangka meningkatkan keterampilan teknis para nelayan kecil, Dinas Perikanan Kabupaten Luwu Timur menggelar pelatihan peningkatan kapasitas khusus dalam perawatan dan servis mesin perahu Honda. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan para nelayan kecil agar lebih mandiri dalam merawat dan memperbaiki mesin perahu mereka, sehingga bisa mengurangi ketergantungan pada bengkel serta menghemat biaya operasional.

Pelatihan ini dilaksanakan di Aula Dinas Perikanan Luwu Timur yang di ikuti oleh puluhan nelayan dari kecamatan Malili Kabupaten Luwu Timur. Selain teori dasar mengenai mekanisme kerja mesin, peserta juga mendapatkan praktek langsung terkait cara perawatan rutin, perbaikan ringan, hingga cara menangani kerusakan pada mesin perahu Honda yang banyak digunakan oleh nelayan setempat.

Kepala Dinas Perikanan Luwu Timur, Alimuddin Nasir, menjelaskan bahwa program ini dilaksanakan untuk memberikan solusi terhadap masalah teknis yang sering dihadapi nelayan.

“Banyak nelayan yang kesulitan saat mesin perahu mereka rusak, dan terkadang membutuhkan waktu lama untuk diperbaiki. Dengan pelatihan ini, kami berharap para nelayan dapat menangani permasalahan tersebut secara mandiri dan lebih cepat, sehingga kegiatan melaut mereka tidak terganggu,” ujar Alimuddin Nasir.

Bacaan Lainnya

Dalam dunia perikanan, peran nelayan sangatlah vital. Mereka adalah garda terdepan dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dan juga berkontribusi besar terhadap perekonomian daerah. Namun, tantangan yang dihadapi oleh nelayan, terutama nelayan kecil, tidaklah sedikit. Oleh karena itu, peningkatan keterampilan dan kapasitas nelayan menjadi sangat penting.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme dan komitmen dari semua peserta dalam mengikuti pelatihan ini. Semoga pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat diimplementasikan secara langsung di lapangan dan berdampak positif bagi kehidupan nelayan dan komunitas perikanan secara keseluruhan, “tambah Alimuddin Nasir.

Salah satu peserta pelatihan, Irwan, seorang nelayan asal Desa Lakawali Pantai, Kecamatan Malili, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. “Pelatihan ini sangat bermanfaat. Biasanya kami harus ke bengkel kalau ada kerusakan kecil, tapi sekarang kami bisa coba perbaiki sendiri. Ini sangat menghemat waktu dan biaya,” katanya dengan penuh antusias.

Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi langkah baik yang signifikan bagi pemberdayaan nelayan kecil di Luwu Timur, serta mendukung visi daerah dalam memajukan sektor perikanan sebagai salah satu pilar ekonomi yang berkelanjutan. (*)

Pos terkait