Arsip Kategori: PT VALE

MALILI – Ujung tombak program pemberdayaan desa ada di tangan pendamping lapangan. Menjawab kebutuhan itu, PT Citra Lampia Mandiri (CLM) untuk pertama kalinya melatih 27 Pendamping Kegiatan Desa (PKD) dari sembilan desa binaan selama dua hari, 30–31 Juli 2026, di Wisma Trans Malili.

Pelatihan ini mengangkat tema “Peningkatan Kompetensi PKD dalam Mewujudkan Program PPM yang Kolaboratif, Partisipatif, Inovatif, dan Berkelanjutan”. Sebanyak 27 peserta yang hadir merupakan perwakilan sembilan desa binaan, dengan masing-masing desa mengirim tiga orang pendamping.

Kegiatan dibuka langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Luwu Timur, Aini Endis Anrika. Ia mengapresiasi komitmen PT CLM dalam meningkatkan kapasitas SDM di tingkat desa melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan.

Supervisor PPM PT CLM, Muh. Mehdi, menyebut pelatihan ini sebagai yang pertama kali digelar sekaligus langkah awal membangun kualitas pendamping desa.
“Ini pertama kali kita laksanakan. Ke depan bukan tidak mungkin akan ada pelatihan lanjutan untuk meningkatkan keterampilan para pendamping sesuai kebutuhan di lapangan,” ujarnya.

Selama dua hari, peserta mendapatkan tujuh materi yang dirancang untuk memperkuat kapasitas pendamping mulai dari perencanaan, pendampingan, hingga evaluasi pelaksanaan program PPM di desa.
Mehdi berharap peningkatan kompetensi ini berdampak langsung pada kualitas program pemberdayaan di seluruh desa binaan.

“Kami berharap program-program yang berjalan di desa dapat terlaksana dengan lebih baik, tepat sasaran, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat,” katanya.

Pelatihan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian penguatan Program PPM yang sebelumnya diawali dengan kegiatan optimalisasi bersama sembilan kepala desa di wilayah pemberdayaan PT CLM.

Dalam menjalankan PPM, PT CLM mengacu pada delapan pilar utama Kementerian ESDM, yakni pendidikan, kesehatan, peningkatan pendapatan riil atau kesempatan kerja, kemandirian ekonomi, sosial dan budaya, pelestarian lingkungan, penguatan kelembagaan komunitas, serta pembangunan infrastruktur.

SOROWAKO, 24 Juli 2026 – Membangun generasi muda yang mampu menjadi penggerak keberlanjutan merupakan bagian penting dari investasi jangka panjang PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) dalam menciptakan nilai bersama bagi masyarakat dan lingkungan. Bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-58, perusahaan meluncurkan Kelas Konservasi, sebuah program pengembangan kapasitas bagi 50 pelajar SMA/sederajat dari wilayah pemberdayaan di Luwu Timur.

Diluncurkan di Kawasan Agrowisata Nanas Pondata, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, program ini mengintegrasikan pembelajaran konservasi, kepemimpinan, praktik lapangan, kepenulisan, dan ekonomi hijau untuk membentuk generasi muda yang mampu menginisiasi aksi nyata bagi pelestarian lingkungan. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat pengelolaan keanekaragaman hayati, memberdayakan masyarakat, dan menumbuhkan budaya keberlanjutan yang diwariskan lintas generasi.

Kelas Konservasi dirancang sebagai ruang pembelajaran yang menghubungkan pengetahuan ilmiah dengan pengalaman lapangan. Selain memperluas pemahaman mengenai konservasi keanekaragaman hayati, perubahan iklim, rehabilitasi ekosistem, pengelolaan sampah berbasis ekosistem, dan praktik pertambangan yang bertanggung jawab, program ini juga membekali peserta dengan keterampilan kepemimpinan, komunikasi, kepenulisan, dan penyusunan proyek sosial. Pendekatan tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya memahami isu lingkungan, tetapi juga mampu menghadirkan solusi, menggerakkan kolaborasi, dan menjadi inspirasi di komunitasnya.

Chief Sustainability & Corporate Affairs PT Vale Indonesia, Budiawansyah, mengatakan bahwa tantangan keberlanjutan saat ini membutuhkan lebih dari sekadar inovasi teknologi dan kepatuhan terhadap regulasi. Menurutnya, masa depan lingkungan juga ditentukan oleh hadirnya generasi yang memiliki kesadaran, kepedulian, dan keberanian untuk mengambil peran sebagai penggerak perubahan.

“Output dari kegiatan ini adalah para siswa dapat menjadi duta lingkungan yang mandiri. Mereka tidak hanya belajar secara normatif di dalam kelas, tetapi juga mendapatkan pengetahuan tambahan mengenai pentingnya kepedulian terhadap lingkungan yang ditanamkan sejak awal. Kami berharap mereka mampu menjadi generasi muda yang memberikan contoh, gagasan, dan inspirasi bagi masyarakat maupun teman-teman sebayanya,” ujar Budiawansyah.

Kelas Konservasi diharapkan menjadi investasi sosial yang meninggalkan dampak jangka panjang melalui tumbuhnya budaya konservasi di tengah masyarakat.

“Harapan kami sederhana, program ini menjadi sebuah legacy. Kepedulian terhadap upaya konservasi tidak dimulai ketika seseorang telah dewasa, tetapi dibangun sejak dini hingga menjadi bagian dari karakter. Masa remaja merupakan periode yang penuh kreativitas, semangat, dan keberanian untuk mencoba hal-hal baru. Karena itu, kami ingin memberikan ruang bagi mereka untuk belajar, berkreasi, dan berkontribusi bagi lingkungan mulai sekarang,” katanya.

Program akan berlangsung mulai Juli hingga Oktober 2026 melalui kombinasi pembelajaran daring dan luring. Selama empat bulan, peserta akan mengikuti orientasi, sesi pembelajaran, kunjungan lapangan, penyusunan mini project, pelatihan kepenulisan, hingga seminar akhir sebagai ruang berbagi gagasan dan solusi terhadap berbagai isu lingkungan di wilayahnya.

Proses pembelajaran diperkuat melalui kolaborasi dengan akademisi, praktisi, dan para ahli internal perusahaan yang menghadirkan perspektif komprehensif mengenai konservasi dan pembangunan berkelanjutan. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkaya wawasan peserta mengenai pentingnya kolaborasi dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Desa Tabarano, Rimal Manukallo, menyampaikan apresiasinya terhadap peluncuran Kelas Konservasi. Menurutnya, program tersebut menjadi ruang belajar yang relevan bagi generasi muda untuk memperluas wawasan sekaligus terlibat langsung dalam menjaga lingkungan di wilayahnya.

“Program seperti ini sangat penting karena memberikan kesempatan kepada para pelajar untuk belajar langsung tentang lingkungan dan konservasi. Harapannya, mereka dapat menjadi pelopor yang membawa perubahan positif di masyarakat, khususnya di Luwu Timur,” ujarnya.

Melalui Kelas Konservasi, perusahaan menegaskan bahwa investasi pada keberlanjutan tidak hanya diwujudkan melalui perlindungan lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam yang bertanggung jawab, tetapi juga melalui pembangunan manusia yang mampu melanjutkan dan memperkuat upaya tersebut.

Sejalan dengan komitmen terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), inisiatif ini diharapkan melahirkan generasi penggerak keberlanjutan yang mampu menjadi duta-duta lingkungan, memperkuat kolaborasi di tingkat komunitas, menginisiasi berbagai aksi konservasi, serta menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan di Luwu Timur.(*/rls)

Malili – Peluang kerja terbuka lebar bagi warga Luwu Timur. PT Citra Lampia Mandiri (CLM), perusahaan tambang ferronikel yang beroperasi di Kecamatan Malili, resmi membuka rekrutmen tiga tenaga Safetyman/Safety Officer, dengan status domisili Lutim sebagai prioritas utama seleksi administrasi.

Pengumuman resmi perusahaan menyebutkan, posisi ini terbuka bagi lulusan DIII, DIV, hingga S1 dari berbagai jurusan seperti Kesehatan Masyarakat, Psikologi, Hukum, dan Teknik. Syarat usia maksimal 30 tahun dengan pengalaman kerja minimal satu tahun di posisi sejenis.

Perusahaan mengutamakan kandidat yang mengantongi sertifikasi AK3 Umum dan POP, mahir Microsoft Office, serta mampu menyusun dokumen HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment and Determining Control) dan JSA (Job Safety Analysis) — dua instrumen krusial dalam sistem keselamatan kerja pertambangan.

Tak hanya kemampuan administratif, calon Safetyman dituntut punya kesiapan lapangan penuh: memimpin toolbox meeting, mengivestigasi insiden kerja, melaksanakan inspeksi Safety Patrol, hingga bersedia ditempatkan di seluruh area operasional PT CLM. Kepemilikan SIM A aktif dan kemampuan mengemudi kendaraan roda empat juga menjadi syarat wajib.

Berkas dan Cara Melamar
Pelamar wajib melampirkan:
Surat lamaran dan CV
Riwayat pengalaman kerja
Foto terbaru
Fotokopi KTP dan Kartu Keluarga
Kartu Kuning (AK1)
SKCK
Fotokopi SIM A
Ijazah terakhir beserta transkrip nilai

Berkas dapat dikirim langsung ke Kantor PT Citra Lampia Mandiri, Jalan Soekarno Hatta No. 02, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, atau via email ke

hr.admin@citralampiamandiri.biz.

Pendaftaran dibuka hingga 15 Juli 2026. Perusahaan menegaskan hanya kandidat yang memenuhi kualifikasi yang akan dihubungi untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya. (*)

Luwu Timur, 1 Juli 2026 – Pembangunan Masjid An-Nisa di Dusun Harapan, Desa Pasi-Pasi, Kecamatan Malili, kembali berlanjut setelah mendapat dukungan dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Citra Lampia Mandiri (PT CLM).

Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan secara simbolis oleh Supervisor PPM PT CLM, Herly M, sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan sarana ibadah di wilayah pemberdayaan.

Herly mengatakan, pembangunan rumah ibadah merupakan investasi sosial yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Karena itu, PT CLM berharap proses pembangunan Masjid An-Nisa dapat segera rampung sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal oleh warga.

“Kami berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan lancar hingga selesai sehingga Masjid An-Nisa dapat digunakan masyarakat untuk beribadah dengan lebih nyaman, aman, dan khusyuk,” ujar Herly.

Program ini menjadi salah satu bentuk kepedulian PT CLM dalam mendukung pembangunan fasilitas umum yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya di wilayah sekitar operasional perusahaan.

Melalui Program PPM, perusahaan terus berupaya berkontribusi terhadap peningkatan kualitas kehidupan masyarakat, tidak hanya melalui pemberdayaan ekonomi, tetapi juga pembangunan infrastruktur sosial dan keagamaan.

LUWU TIMUR – PT Citra Lampia Mandiri (CLM) menyatakan dukungannya terhadap keikutsertaan kontingen Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Luwu Timur pada ajang Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Tahun 2026 di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).

Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pengembangan sumber daya manusia, termasuk di sektor pendidikan.

Porsenijar PGRI merupakan ajang yang mempertemukan para guru dalam kompetisi olahraga, seni, dan inovasi pembelajaran. Kegiatan ini bertujuan memperkuat solidaritas antarpendidik sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan. Pada pelaksanaan tahun ini, kontingen PGRI Luwu Timur menargetkan mampu meraih prestasi di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Supervisor External PPM PT CLM, Mehdi Insana Kamil, mengatakan dukungan perusahaan merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi para guru yang selama ini berperan penting dalam mencetak generasi berkualitas.

“Guru memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul. Karena itu, PT CLM mendukung keikutsertaan PGRI Luwu Timur di Porsenijar 2026 agar para peserta dapat tampil maksimal, menjunjung sportivitas, serta membawa nama baik daerah,” ujar Mehdi, Minggu (28/6/2026).

Menurutnya, keberhasilan pembangunan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses belajar mengajar di ruang kelas, tetapi juga melalui penguatan karakter, kolaborasi, kreativitas, dan semangat berprestasi.

Ia berharap dukungan yang diberikan PT CLM dapat menjadi motivasi bagi seluruh kontingen PGRI Luwu Timur untuk menampilkan kemampuan terbaik selama mengikuti seluruh rangkaian perlombaan di Sidrap serta mengharumkan nama Kabupaten Luwu Timur di tingkat provinsi.