Puluhan Hektar Sawah di Dua Kecamatan Terendam Banjir, Warga Keluhkan Penyempitan Saluran Air

Radarluwu.com,Luwu Timur–Hujan lebat yang mengguyur wilayah Luwu Timur selama dua hari berturut-turut menyebabkan puluhan hektar sawah di dua kecamatan terendam banjir. Lima desa yang terdampak paling parah, yakni Sumber Agung, Sumber Makmur, Wanasari, Balirejo, dan Solo, mengalami kerugian besar akibat tingginya debit air yang tidak tertampung oleh saluran pembuangan, pada kamis malam (13/3/25).

Sejumlah warga mengeluhkan kondisi ini, terutama karena penyempitan saluran air yang diduga menjadi penyebab utama banjir. Salah satu warga Desa Balirejo mengungkapkan bahwa beberapa titik saluran pembuangan sudah tidak mampu lagi menampung air ketika hujan deras turun.

“Kami tidak bisa berbuat apa-apa jika curah hujan sangat tinggi. Kami hanya berharap Pemda Luwu Timur bisa memberikan solusi, seperti normalisasi saluran pembuangan agar kejadian ini tidak terus berulang,” ujarnya.

Warga juga berharap pemerintahan baru Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur segera mengambil langkah konkret untuk membenahi sistem irigasi dan bendungan yang masih bermasalah. Normalisasi saluran air dinilai menjadi solusi mendesak agar bencana banjir tidak kembali merugikan petani di wilayah tersebut.