RadarluwuCom — Suasana sore di lapangan Desa Balantang, Sabtu (17/08/25), terasa berbeda. Sorak-sorai penonton membaur dengan dentuman bola voli yang berkali-kali menghantam lantai lapangan. Dari anak-anak kecil hingga orang tua, semua tampak larut dalam euforia pertandingan yang menjadi bagian dari perayaan HUT RI ke – 80 tahun.
Di tengah riuhnya dukungan penonton, tim voli putra Desa Lakawali kembali menunjukkan taringnya. Berhadapan dengan tim tangguh dari PGRI, mereka berhasil mengukir kemenangan yang manis. Namun, kemenangan kali ini punya arti lebih besar: gelar juara yang ketiga kalinya, selama tiga tahun berturut-turut.
Manager tim, Hendra, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Ia berdiri dengan senyum puas seraya mengucapkan rasa terima kasih.
“Terima kasih kepada Kepala Desa Lakawali yang selalu memberi dukungan penuh. Juga terima kasih kepada para pemain yang telah berjuang luar biasa hingga bisa mempertahankan gelar ini,” ucapnya dengan nada haru.
Bagi para pemain, perjuangan mempertahankan juara tiga tahun berturut-turut tidaklah mudah. Ada kerja keras, latihan, serta dukungan moril dari seluruh warga. Namun di balik keringat yang bercucuran, tersimpan cerita tentang persaudaraan dan cinta terhadap desa yang mereka wakili.
Di penghujung pertandingan, tepuk tangan panjang penonton seolah menjadi penghargaan tersendiri. Desa Lakawali kembali pulang dengan kepala tegak. Tiga tahun berturut-turut berada di puncak—sebuah catatan manis yang akan selalu diingat dalam perayaan HUT RI.



