RADARLUWU.COM —Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur nomor urut 1, Isrullah Achmad dan Usman Sadik, dinilai berhasil menunjukkan performa unggul dalam debat publik yang digelar oleh KPU Luwu Timur pada 26 Oktober 2024 di Makassar.
Walaupun harus bersaing dengan dua petahana, pasangan ini dinilai mampu menampilkan ide dan solusi inovatif untuk berbagai permasalahan di Luwu Timur.
Risal Mujur, seorang aktivis dan Ketua Ormas Pemuda Balambano Peduli Kampung (PBPK), menyatakan bahwa Isrullah-Usman lebih menguasai isu-isu lokal dibandingkan pasangan calon lainnya. Menurutnya, pasangan ini tampil gemilang dalam penyampaian ide dan gagasan yang menyeluruh, terutama pada topik yang dibahas dalam debat perdana tersebut.
Sebagai lulusan Ilmu Politik dan Magister Ilmu Komunikasi UMJ, Risal menambahkan bahwa Isrullah-Usman tidak hanya memahami data dan persoalan masyarakat, tetapi juga menawarkan solusi inovatif yang dipercaya akan membawa perubahan positif bagi Luwu Timur. Program mereka fokus pada pembukaan lapangan kerja, sektor pertanian, dan peningkatan pelayanan, yang semuanya disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Lebih lanjut, Risal menyebut pasangan ini saling melengkapi, dengan Isrullah Achmad berlatar belakang pengusaha yang berpengalaman membuka lapangan kerja dan menarik investor, serta Usman Sadik yang memiliki pengalaman politik selama 15 tahun di legislatif. Menurutnya, kombinasi ini menjadikan mereka pasangan yang ideal untuk memimpin Luwu Timur, terutama dalam menghadapi masalah mendesak seperti pengangguran, krisis air bersih, biaya PDAM yang tinggi, serta mahalnya biaya listrik.
Pasangan Isrullah-Usman dianggap mampu menawarkan visi dan solusi konkret yang dibutuhkan oleh Luwu Timur. Dengan tagline “beriman,” mereka berharap dapat memperoleh kepercayaan masyarakat untuk merealisasikan program-program yang telah direncanakan.
Isrullah Achmad menyampaikan bahwa program kerja mereka mencakup peningkatan kemandirian masyarakat dan pembangunan sektor pertanian, termasuk mengembangkan industri berbasis pertanian sesuai dengan potensi wilayah masing-masing. Misalnya, membangun industri rumput laut di Kecamatan Burau dan Malili, industri pertanian padi di Mangkutana, dan industri lada di Towuti.
Selain itu, Isrullah sebagai pengusaha berkomitmen untuk menarik investasi yang dapat menciptakan lapangan kerja, mengurangi pengangguran, dan meningkatkan keterampilan masyarakat melalui pelatihan kerja. Sementara itu, Usman Sadik berjanji untuk meningkatkan taraf pendidikan masyarakat melalui beasiswa S1 hingga S3 dan menerapkan program layanan listrik, air PDAM, dan pupuk gratis bagi masyarakat Luwu Timur.
Usman juga menyampaikan komitmennya untuk memperbaiki infrastruktur jalan yang masih menjadi keluhan masyarakat. Dengan janji program-program tersebut, pasangan ini mengajak masyarakat untuk memilih mereka pada nomor urut 1 demi perubahan Luwu Timur ke arah yang lebih sejahtera.