MALILI — Suasana berbeda terlihat di lingkungan PT Citra Lampia Mandiri (PT CLM) sepanjang Januari hingga Februari 2026. Tak sekadar rutinitas kerja tambang, perusahaan ini mengisi hari-harinya dengan semangat keselamatan, olahraga, aksi sosial, hingga kepedulian lingkungan dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional.
Mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif”, rangkaian kegiatan digelar sejak 12 Januari hingga 12 Februari 2026 di site PT CLM, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur.
Peringatan diawali dengan apel Bulan K3 Nasional yang dihadiri jajaran manajemen, HOD, PJO, serta Kepala Teknik Tambang (KTT) PT CLM. Dalam sambutannya, KTT PT CLM, Takdir, ST., MT., menegaskan komitmen perusahaan dalam membangun budaya keselamatan yang berkelanjutan.
“Sebagai pemilik IUP dan PJP dalam ekosistem CLM, kami tekun mengemban tanggung jawab penuh dalam pengelolaan Kesehatan, Keselamatan, dan Lingkungan (K3) yang berkelanjutan,” ujarnya.
Takdir menjelaskan, PT CLM juga menerapkan K3 Buddy System, yakni sistem pendampingan di mana setiap karyawan baru didampingi pekerja berpengalaman untuk memastikan pemahaman dan penerapan standar keselamatan berjalan optimal sejak hari pertama bekerja.
Namun, Bulan K3 di PT CLM tak hanya diisi dengan kegiatan formal. Sejumlah agenda menarik turut melibatkan karyawan dan masyarakat sekitar, seperti turnamen mini soccer di Lapangan Desa Pasi-pasi, aksi donor darah, hingga penanaman mangrove di pesisir Pantai Lampia sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Tak hanya itu, edukasi keselamatan juga menyasar generasi muda melalui simulasi tanggap darurat dan pelatihan pemadaman api ringan di SD Negeri Laoli, Lampia.
Kreativitas karyawan pun mendapat ruang melalui lomba poster dan video K3.
“Kami berkomitmen menerapkan praktik terbaik industri, mengutamakan partisipasi aktif seluruh elemen, serta terus mengembangkan sistem pengelolaan K3 yang adaptif dan berbasis data,” tambah Takdir.
Menurutnya, semangat kolaboratif tersebut menjadi fondasi dalam membangun ekosistem pertambangan yang aman, sehat, dan memberikan dampak positif bagi komunitas dan lingkungan sekitar.
“Kami percaya, ketika K3 menjadi budaya kerja, bukan sekadar kewajiban, maka risiko kecelakaan dapat ditekan dan produktivitas serta kesejahteraan karyawan pun meningkat,” tegasnya.
Ke depan, PT CLM berencana melakukan evaluasi berkala terhadap implementasi program K3 dan mengembangkan kegiatan serupa dengan fokus yang lebih spesifik sesuai perkembangan operasional perusahaan.
Bagi PT CLM, Bulan K3 bukan hanya seremoni tahunan, melainkan momentum memperkuat komitmen bahwa keselamatan adalah napas utama dalam setiap denyut aktivitas pertambangan.





