Wujudkan Luwu Timur Maju dan Sejahtera, Dinas Perikanan Gelar Demplot Budidaya Terpadu

RADARLUWU, Lutim–Dinas Perikanan Kabupaten Luwu Timur menggelar kegiatan pendampingan Demonstration Plot (Demplot) budidaya polikultur rumput laut Gracillaria dan ikan bandeng di baruga tambak, Desa Lakawali Pantai, Kecamatan Malili, senin (14/04).

Kegiatan ini merupakan bagian dari sub kegiatan “Pemberian Pendampingan Kemudahan Akses Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Informasi serta Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan” tahun anggaran 2025.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Luwu Timur. Alimuddin Nasir bersama pejabat tekhnis, plt, kepala desa Lakawali pantai, para penyuluh perikanan dan kelompok masyarakat pembudidaya lokal. Turut hadir pula narasumber dari Unversitas Hasanuddin yang memberikan pemaparan materi mengenai teknik budidaya polikultur yang efisien.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Perikanan, Alimuddin Nasir menyampaikan peningkatan produktifitas perikanan budidaya merupakan upaya mewujudkan visi Bapak Bupati yaitu “Luwu Timur Maju dan Sejahtera”. Salah satu program dari visi misi Bapak Bupati adalah Sarana dan Prasarana Pembudidaya Rumput Laut Oleh karena itu, untuk mewujudkan suksesnya program tersebut, diperlukan upaya melalui peningkatan sumberdaya manusia pembudidaya ikan.

“Program ini merupakan langkah nyata dalam mendukung target peningkatan produksi rumput laut yang telah dicanangkan oleh Bupati. Melalui demplot ini, kami berharap masyarakat dapat mengadopsi teknologi budidaya yang lebih maju,” ujar Alimuddin Nasir.

Bacaan Lainnya

Pemerintah daerah memiliki harapan besar dengan menempatkan Perikanan di urutan atas dalam rencana pembangunan yang sudah kami canangkan sebab sektor ini memiliki potensi sumber daya alam yang cukup besar.

“yang tidak kalah penting adalah bagaimana mengelola potensi sumber daya alam yang besar tersebut, agar dapat meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat perikanan sekaligus dapat menjadi penyumbang terbesar dalam PDRB, ” tambahnya.

Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan materi teknis mengenai pola budidaya Gracillaria dan ikan bandeng yang saling bersinergi dalam satu tambak. Pendekatan ini terbukti mampu menjaga kualitas air serta menekan resiko kegagalan panen.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para petani yang hadir menyambut positif program pendampingan ini sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dan tantangan yang mereka hadapi di lapangan.

Dinas Perikanan berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan dan pelatihan lanjutan guna memastikan keberhasilan program ini dalam jangka panjang.(*)

Pos terkait