RadarLuwu.com, Palu – Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, menetapkan tenggat satu hingga dua hari untuk mengatasi krisis air bersih di kawasan Salena, Kelurahan Buluri, Kecamatan Ulujadi. Penanganan sementara dilakukan lewat penyaluran air bersih kepada warga yang terdampak. Persoalan ini muncul setelah sungai di kawasan Salena mengering, yang diduga kuat berkaitan dengan fenomena El Nino. Akibatnya, kebutuhan air bersih masyarakat setempat terganggu.
Penegasan itu disampaikan Hadianto usai meninjau langsung lokasi, Senin (12/10/2026), di Rumah Jabatan Wali Kota Palu. Dalam kunjungan tersebut, ia turut didampingi Sekretaris Daerah Kota Palu Irmayanti Pettalolo, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palu Rahmad Mustafa, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait. Hadianto menjelaskan bahwa kunjungan ke Salena dilatarbelakangi dampak El Nino yang membuat sungai di kawasan itu tak lagi mengalir.
Pemerintah kota, lanjutnya, akan menyalurkan air bersih sebagai solusi sementara bagi warga yang kesulitan mendapatkan pasokan. Menindaklanjuti aduan yang masuk, ia memastikan bantuan akan segera disalurkan supaya kebutuhan air masyarakat kembali terpenuhi. Hadianto menargetkan persoalan tersebut tuntas dalam satu sampai dua hari ke depan.
Kunjungan itu juga dimanfaatkan untuk meninjau peluang pengembangan kawasan Puncak Salena. Pemkot Palu berencana merevitalisasi area tersebut guna menyambut Palu Sport Event 2027. Menurut Hadianto, Puncak Salena menyimpan potensi besar jika ditata dengan baik, termasuk peningkatan fasilitas agar pengunjung merasa lebih nyaman.
Revitalisasi kawasan direncanakan bergulir pada 2027 dan ditargetkan selesai sebelum Palu Sport Event digelar September 2027. Ajang itu sendiri menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun Kota Palu. Hadianto menyebut kawasan Puncak Salena bakal ditata agar lebih tertata, nyaman, dan berpeluang menjadi ikon baru bagi Kota Palu.
Pengembangan kawasan itu, kata dia, tidak sekadar menopang kegiatan olahraga. Salena diharapkan pula tumbuh menjadi destinasi wisata yang memberi dampak ekonomi bagi warga sekitar. Pemkot Palu berharap penataan Puncak Salena mampu mendongkrak kunjungan wisata, membuka peluang usaha baru, serta menggerakkan aktivitas ekonomi lokal.
Dengan penanganan cepat di sektor air bersih dan persiapan revitalisasi kawasan, pemerintah kota menempatkan dua agenda ini sebagai prioritas. Warga Salena kini menanti realisasi bantuan air, sementara Puncak Salena bersiap menyongsong peran barunya sebagai wajah baru Kota Palu pada 2027.
Sumber: sultengraya.com







