Jembatan Salujambu Rampung, Pemprov Sulsel Minta Akses Dibuka Tanpa Peresmian

Jembatan Salujambu Rampung, Pemprov Sulsel Minta Akses Dibuka Tanpa Peresmian
Jembatan Salujambu yang menghubungkan Kabupaten Luwu dan Kabupaten Luwu Utara. Dibangun melalui Bantuan Keuangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2025 dengan nilai Rp16 miliar. Foto: Humas Pemprov Sulsel/SuaraSulsel.id

RadarLuwu.com, Luwu – Jembatan Salujambu yang menghubungkan Kabupaten Luwu dan Kabupaten Luwu Utara sudah tuntas dikerjakan. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan meminta akses jembatan itu segera dibuka untuk masyarakat tanpa menunggu acara peresmian.

Permintaan tersebut disampaikan Pelaksana tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo-SP) Sulsel, Muh Salim Basmin, Rabu (21/10/2026). Ia menyebut kebijakan itu merupakan arahan langsung Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

Menurut Salim, gubernur ingin memastikan setiap infrastruktur yang pembangunannya sudah rampung langsung memberi manfaat bagi warga. Akses transportasi dan aktivitas harian masyarakat dinilai tidak perlu tertahan hanya karena menunggu seremoni.

Ia menambahkan, selesainya pekerjaan fisik bukan satu-satunya ukuran keberhasilan sebuah proyek. Tolok ukur lain yang tak kalah penting adalah manfaat yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di sekitar infrastruktur itu.

Kendati begitu, pemprov tetap menekankan syarat keselamatan. Jembatan baru difungsikan setelah pemeriksaan teknis akhir terpenuhi dan konstruksinya dinyatakan aman untuk dilalui kendaraan. Salim meminta warga tidak perlu menunggu lebih lama selama tahapan uji kelayakan itu sudah selesai.

Jembatan Salujambu membentang dari Desa Salujambu, Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu, menuju Desa Lawewe, Kecamatan Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara. Pembangunannya dibiayai melalui Bantuan Keuangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tahun anggaran 2025 dengan nilai total Rp16 miliar.

Bacaan Lainnya

Dana yang digelontorkan provinsi itu tidak seluruhnya masuk ke satu bangunan. Sebanyak Rp13 miliar di antaranya dipakai membiayai konstruksi Jembatan Salujambu.

Bentang jembatan kurang lebih 70 meter dengan lebar 4 meter. Strukturnya merupakan gabungan beton dan rangka baja.

Dengan dibukanya jembatan, arus transportasi maupun mobilitas warga di dua kabupaten tersebut diharapkan berjalan lebih lancar. Jalur ini menjadi salah satu penghubung penting bagi masyarakat di kawasan perbatasan Luwu dan Luwu Utara.

Sumber: detikSulsel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *