LPKS Syiar Utama Buka Kelas Excavator Gelombang 20, 25 Peserta Ikut

Peserta dan pengurus LPKS Syiar Utama Luwu Timur saat pembukaan pelatihan operator excavator gelombang 20 di Towuti, Sabtu (24/10/2026). Foto: Dok. LPKS Syiar Utama

RADARLUWU.COM, LUWU TIMUR — Lembaga Pelatihan Kerja Swasta Syiar Utama Luwu Timur kembali membuka kelas baru pelatihan operator alat berat, Sabtu (24/10/2026). Kelas excavator gelombang 20 itu diikuti 25 peserta yang mayoritas warga Luwu Timur, kata Direktur LPKS Syiar Utama Luwu Timur, Syaharuddin.

Peserta berasal dari berbagai daerah di Sulawesi, tetapi sebagian besar tetap dari Kabupaten Luwu Timur. Pembukaan kelas ini menjadi upaya lembaga tersebut memberi kesempatan kepada masyarakat meningkatkan keterampilan dan menyiapkan diri menghadapi peluang kerja, khususnya di sektor pertambangan dan industri alat berat.

“Alhamdulillah, hari ini kami kembali membuka kelas baru pelatihan operator alat berat excavator gelombang 20 dengan jumlah 25 peserta. Peserta berasal dari berbagai daerah di Sulawesi, tetapi mayoritas tetap dari Luwu Timur,” ujar Syaharuddin.

Bekal perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

Selain keterampilan teknis, peserta mendapat pembekalan soal perlindungan BPJS Ketenagakerjaan yang disampaikan langsung petugas BPJS Ketenagakerjaan Luwu Timur. Materi itu mencakup manfaat perlindungan, prosedur pelayanan, hingga ketentuan yang berlaku bila terjadi kecelakaan kerja selama masa pelatihan.

“Peserta kami berikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan selama mengikuti pelatihan. Karena itu, kami menghadirkan petugas BPJS Ketenagakerjaan Luwu Timur untuk memberikan penjelasan kepada peserta mengenai manfaat perlindungan, prosedur, dan ketentuan yang berlaku,” jelas Syaharuddin.

Menurut dia, pemahaman soal perlindungan kerja penting agar peserta mengetahui hak serta prosedur yang harus ditempuh bila mengalami kecelakaan kerja. Ia menegaskan, pelatihan operator alat berat tidak hanya bertujuan menghasilkan peserta yang mampu mengoperasikan alat, tetapi juga membentuk kedisiplinan dan kesadaran terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Bacaan Lainnya

“Kami ingin peserta tidak hanya memiliki keterampilan mengoperasikan alat berat, tetapi juga memahami pentingnya keselamatan kerja. Harapan kami, mereka dapat menyelesaikan pelatihan dengan baik dan memiliki bekal kompetensi untuk mempersiapkan diri memasuki dunia kerja,” tambahnya.

Dorong kompetensi tenaga kerja lokal

Melalui gelombang ke-20 ini, LPKS Syiar Utama berharap semakin banyak warga memperoleh kesempatan meningkatkan keterampilan. Pelatihan itu juga disebut sebagai bagian dari upaya mendorong kualitas sumber daya manusia lokal agar mampu bersaing memperoleh peluang kerja di sektor pertambangan maupun industri lainnya.

Sekretariat LPKS Syiar Utama berada di Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur. Lembaga ini sebelumnya juga membuka pelatihan operator alat berat bersama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, dengan peserta dari sejumlah kecamatan di sekitar kawasan tambang.

Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan peserta pelatihan LPKS Syiar Utama
Petugas BPJS Ketenagakerjaan Luwu Timur memberi pembekalan kepada peserta pelatihan operator alat berat LPKS Syiar Utama. Foto: Dok. LPKS Syiar Utama

Sumber: LPKS Syiar Utama Luwu Timur — Redaksi RadarLuwu

Pos terkait