RadarLuwu.com, Kendari – Kontingen Sulawesi Tenggara tidak sekadar hadir sebagai peserta dalam pameran kerajinan Kriyanusa 2026 di Jakarta. Dua penghargaan berhasil diamankan pada ajang bergengsi yang berlangsung selama lima hari tersebut.
Capaian pertama datang dari Juara 2 Kriya Potensial Kategori Tekstil. Sementara itu, posisi runner-up di Kategori Batu-batuan juga berhasil diraih, menambah koleksi prestasi daerah.
Penghargaan itu diserahkan pada rangkaian acara penutupan Kriyanusa 2026. Ajang ini dikenal sebagai wadah memperkenalkan sekaligus mempromosikan produk kriya dari berbagai wilayah Indonesia.
Ketua Dekranasda Provinsi Sulawesi Tenggara, Arinta Andi Sumangerukka, ambil bagian dalam peragaan busana ketua Dekranasda se-Indonesia. Ia mengenakan busana tenun khas Sulawesi bernuansa hitam.
Peragaan busana tersebut menjadi bagian dari penutupan Kriyanusa 2026. Plt Ketua Dekranasda Kabupaten Kolaka Timur, Hijrahwati Yosep Sahaka, turut menyaksikan kegiatan itu.
Kehadiran jajaran pemerintah pusat mewarnai acara penutupan. Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri UMKM Maman Abdurrahman tampil di tengah rangkaian acara tersebut. Keikutsertaan kedua pejabat negara itu dinilai mencerminkan dukungan pemerintah terhadap pengembangan potensi kerajinan serta produk usaha mikro, kecil, dan menengah dari daerah.
Partisipasi Sultra dalam Kriyanusa 2026 menyoroti peran produk kriya lokal di panggung nasional. Tenun khas Sulawesi menjadi salah satu ikon yang diperkenalkan kepada khalayak luas lewat peragaan busana tersebut.
Sumber: rri.co.id







