JAKARTA — DPR RI menyetujui Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri baru menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Keputusan itu diambil dalam rapat paripurna di Gedung Nusantara II, kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026), setelah Komisi III DPR menggelar uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon yang saat ini menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) tersebut.
Proses pergantian pimpinan Polri ini bergerak cepat. Uji kelayakan terhadap Suyudi dimulai sekitar pukul 09.20 WIB. Usai mendengar paparan visi dan misinya, Komisi III langsung menggelar rapat pleno dan menyetujui Suyudi secara aklamasi, tanpa pendalaman panjang.
“Komisi III DPR RI telah secara aklamasi menyepakati dan menyetujui Saudara Komjen Pol Suyudi Ario Seto untuk menjadi Kapolri dan memberhentikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo,” kata Ketua Komisi III Habiburokhman.
Rapat paripurna kemudian dipimpin Ketua DPR Puan Maharani. Ia menanyakan kepada seluruh anggota yang hadir apakah hasil uji kelayakan Komisi III dapat disetujui, dan pertanyaan itu dijawab setuju. DPR pun menyetujui pemberhentian dengan hormat Listyo Sigit sekaligus mengesahkan Suyudi sebagai Kapolri.
“Insyaallah, setelah dzuhur, calon kapolri akan segera dilantik oleh Bapak Presiden,” ujar Puan dalam rapat paripurna.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membenarkan bahwa Istana tengah menyiapkan administrasi pelantikan. Komjen Suyudi dijadwalkan dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis siang. Sejumlah pejabat lain disebut turut masuk agenda pelantikan, di antaranya Sugiono yang menjalankan tugas Menteri Koordinator PMK sekaligus tetap Menteri Luar Negeri, serta Bahlil Lahadalia yang mengemban jabatan Menteri Koordinator Hilirisasi dan Energi tanpa melepas pos Menteri ESDM.
Suyudi Ario Seto lahir di Pandeglang, Banten, 14 Juli 1973. Ia lulus Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1994, menyelesaikan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2003, dan menuntaskan Sespimti Polri tahun 2018. Sebelumnya ia dilantik Presiden Prabowo sebagai Kepala BNN pada 25 Agustus 2025.
Pergantian ini mengakhiri masa jabatan Listyo Sigit Prabowo yang memimpin Polri sejak awal 2021. Nama Suyudi diusulkan melalui surat presiden yang memuat pemberhentian Kapolri lama sekaligus pengangkatan Kapolri baru, yang menjadi dasar bagi DPR untuk memproses persetujuan.







