Expo K-UMKM Sorowako Ditutup, Menteri Bidik Sulsel Jadi Percontohan

Penyerahan piagam penghargaan pada malam puncak Expo K-UMKM Sorowako
Penyerahan piagam penghargaan kepada mitra dan pelaku usaha pada malam puncak Expo K-UMKM Harkopnas ke-79 di Lapangan Iniaku, Sorowako, Sabtu (10/10/2026). Foto: Dok. Panitia Expo K-UMKM

RadarLuwu.com, Sorowako – Pekan Expo Koperasi dan UMKM (K-UMKM) dalam rangka Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tingkat Sulawesi Selatan resmi ditutup, Sabtu malam (10/10/2026). Puncak sekaligus penutupan acara digelar di Lapangan Iniaku, Sorowako, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono hadir langsung dan menyampaikan sambutan. Ia mendorong Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi penggerak ekonomi masyarakat lewat dua fungsi: menyalurkan barang bersubsidi seperti pupuk, LPG 3 kilogram, beras SPHP, dan minyak goreng, serta menyerap hasil produksi warga atau off-taker mulai dari pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, kerajinan, hingga produk UMKM.

Kementerian Koperasi menyiapkan bantuan alat dan mesin pascapanen. Tujuannya membantu warga mengolah dan menyimpan hasil produksi agar mutunya tetap terjaga sebelum masuk pasar.

Dalam sambutannya, Ferry mengusulkan Sulawesi Selatan sebagai daerah percontohan untuk fungsi off-taker koperasi. Usulan itu melibatkan pemerintah daerah, dinas koperasi, dan Tim Penggerak PKK untuk membina pelaku usaha serta mengembangkan produk unggulan desa.

Ia menambahkan, pemerintah tengah menyiapkan undang-undang perkoperasian yang baru untuk menggantikan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992, termasuk usulan pembentukan lembaga penjamin simpanan koperasi.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mendorong koperasi menjadi pusat perdagangan yang menampung dan memasarkan produk unggulan desa serta pelaku UMKM. Menurutnya, penguatan koperasi diharapkan membuat warga memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Bacaan Lainnya

Andi Sudirman juga mengajak pemerintah kabupaten/kota terus melibatkan pelaku UMKM dalam berbagai kegiatan ekonomi. Ia menyampaikan rencana pasar murah dengan kupon diskon Rp50.000 bagi masyarakat pada rangkaian Hari Jadi Sulawesi Selatan di Makassar.

Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam menyebut expo ini memberi dampak positif bagi pelaku usaha. Sejumlah UMKM bahkan mencatat keuntungan hingga empat kali lipat dibanding hari-hari sebelumnya. Menurut dia, expo tidak hanya menjadi ajang promosi produk unggulan daerah, tetapi juga membuka peluang pasar dan meningkatkan perputaran ekonomi warga.

Kegiatan itu diikuti peserta dari 24 kabupaten/kota, 11 kecamatan di Luwu Timur, serta sejumlah mitra dunia usaha. Rangkaiannya mencakup seminar perkoperasian, konsultasi usaha, pameran produk unggulan, hingga promosi potensi wisata daerah.

Irwan juga memaparkan program Pandu Juara atau Pembangunan Desa Unggul, Maju, dan Sejahtera, dengan bantuan keuangan khusus Rp2 miliar per desa bagi 33 desa percontohan. Dari 128 desa dan kelurahan di Luwu Timur, pembangunan fisik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sudah rampung di 77 lokasi dan enam lainnya masih berproses, sementara 68 koperasi telah menerima kendaraan operasional.

Baca juga: Bupati Irwan Bachri Syam Meriahkan Malam Ke-3 Pekan Koperasi dan Expo UMKM 2026

Pos terkait