RadarLuwu.com, Palopo – Perang antarkelompok pemuda di Kota Palopo kembali menelan korban jiwa. Dua kubu warga Kelurahan Buntu Datu dan Kelurahan Batu Walenrang (Batwal) terlibat bentrokan pada Jumat sore, 9 Oktober 2026, dan seorang pemuda bernama Muhammad Tri alias Kengke dilaporkan tewas dalam insiden itu.
Bentrokan di kawasan perbatasan kedua kelurahan tersebut berlangsung singkat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi saling serang dimulai sekitar pukul 17.28 Wita dan kondisi kembali kondusif sekitar pukul 17.39 Wita.
Kedua kelompok terpantau saling menyerang dengan senjata api rakitan jenis papporo, busur panah, serta sejumlah senjata buatan sendiri. Letusan senjata rakitan sempat terdengar bersahutan sebelum akhirnya para pemuda itu membubarkan diri.
Kengke yang terkapar di badan jalan langsung dievakuasi oleh rekannya. Korban dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat RSU Sawerigading Palopo untuk mendapat penanganan medis, namun tim medis menyatakan pemuda itu telah meninggal dunia. Korban diduga terkena tembakan pada bagian dada kiri.
Perbatasan Buntu Datu dan Batwal selama ini dikenal rawan bentrokan. Sejumlah insiden serupa pernah terjadi sebelumnya, termasuk aksi pembakaran sepeda motor dan letusan senjata rakitan, sehingga aparat kepolisian sempat menyiagakan personel untuk mencegah bentrokan susulan.
Sumber: Tekape.co

