Luwu Timur Mulai Berlakukan LLTT, Camat dan Kades Diminta Edukasi Warga soal Sanitasi Aman

Peluncuran LLTT Kabupaten Luwu Timur di Desa Wanasari, Kecamatan Angkona
Peluncuran penerapan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT) Kabupaten Luwu Timur Tahun 2026 di halaman Kantor Desa Wanasari, Kecamatan Angkona, Sabtu (12/9/2026). Foto: RadarLuwu.com

RadarLuwu.com, Luwu Timur – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur resmi memberlakukan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT) Tahun 2026. Peresmian penerapan layanan sanitasi itu dipusatkan di halaman Kantor Desa Wanasari, Kecamatan Angkona, Sabtu (12/9/2026), dan ditandai pemotongan pita di salah satu rumah warga yang menjadi titik awal pelayanan.

Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam menegaskan peluncuran program bukan garis akhir. Menurutnya, LLTT baru bisa disebut berhasil jika dijalankan secara konsisten dan manfaatnya benar-benar dirasakan rumah tangga di kabupaten berjuluk Bumi Batara Guru itu.

Ia menilai keberhasilan layanan sanitasi tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada pemerintah daerah. Warga, katanya, adalah objek sekaligus penerima program sehingga dukungan mereka menentukan kelancaran pelaksanaan di lapangan. Irwan menekankan program itu tidak akan berjalan mulus tanpa partisipasi masyarakat, karena sasaran utama LLTT adalah warga sendiri.

Bupati juga meminta jajaran kecamatan dan desa turun langsung memberi pemahaman kepada warga. Ia berharap camat bersama seluruh pemangku kepentingan menyampaikan edukasi dan penjelasan mengenai penerapan LLTT, sehingga masyarakat memahami mekanismenya. Dengan sosialisasi berkelanjutan, warga diharapkan tidak memandang LLTT sekadar layanan teknis, melainkan bagian dari upaya menjaga kesehatan keluarga dan kualitas lingkungan.

Kepala Seksi Pelaksanaan I Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan Sulawesi Selatan, Arman Rahim, menyebut perluasan akses sanitasi yang aman merupakan bagian dari prioritas pembangunan nasional. Ia berharap Pemkab Luwu Timur terus meningkatkan akses warga terhadap sanitasi aman dan berkelanjutan lewat layanan tersebut. Menurut dia, penerapan LLTT bukan hanya seremoni, tetapi awal transformasi pelayanan sanitasi di Luwu Timur menuju sistem yang lebih modern, terencana, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Peresmian di Angkona itu turut dihadiri Anggota DPRD Luwu Timur Muhammad Iwan, sejumlah kepala OPD, jajaran Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan Sulawesi Selatan, Camat Angkona, perangkat desa, serta tamu undangan lainnya.

Bacaan Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *