RadarLuwu.com, Makassar – Kursi Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan kembali berganti. Irjen Pol M. Awal Chairuddin ditunjuk mengisi jabatan Kapolda Sulsel, sedangkan Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro berpindah tugas ke Mabes Polri.
Penunjukan itu merujuk Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 yang bertanggal 2 Oktober 2026. Sosok yang kini memimpin Polda Sulsel bukan orang asing di korps Bhayangkara, sebab ia terlahir di Makassar, 3 Desember 1971, dan menamatkan Akademi Kepolisian pada 1994.
Awal mengawali karier sebagai perwira pertama di Korps Brimob, lalu menerima sejumlah penugasan di lingkungan Polda Jawa Barat. Setelah menuntaskan pendidikan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) dan Sespimmen Polri pada Desember 2008, ia berdinas di Polda Metro Jaya.
Perjalanan jabatannya cukup panjang, mulai dari Sekretaris Pribadi Wakapolri, Kapolres Subang, Wakapolrestabes Bandung, Kaden C Biro Paminal Divpropam Polri, Kapolres Bekasi, hingga Kapolres Metro Jakarta Utara.
Titik penting lain dalam kariernya terjadi pada 2017-2019, saat ia ditunjuk sebagai ajudan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, setelah sebelumnya memimpin Polres Metro Jakarta Utara. Pada akhir 2018, saat masih bertugas sebagai ajudan, pangkatnya naik menjadi Brigadir Jenderal Polisi disertai penugasan sebagai Widyaiswara Madya Sespim Lemdiklat Polri.
Selepas itu ia menempati sejumlah pos, termasuk Analis Kebijakan Utama di Bareskrim Polri sampai penugasan di Divisi Hukum Polri. Pangkat Inspektur Jenderal Polisi ia sandang pada Juni 2026, berbarengan dengan amanah sebagai Analis dan Advokasi Hukum Kepolisian Tingkat Utama I di Divisi Hukum Polri.
Di luar urusan dinas, Awal menyelesaikan studi doktoral di Universitas Negeri Makassar (UNM). Gelar Doktor Ilmu Administrasi Publik diraihnya lewat sidang promosi terbuka 9 Januari 2024 dengan disertasi berjudul “Optimalisasi Peran Bhabinkamtibmas dalam Membangun Public Trust”. Kajian itu menempatkan kepercayaan publik sebagai kunci penguatan peran Bhabinkamtibmas, sekaligus menyoroti pemolisian masyarakat melalui kerja bersama polisi, masyarakat, Babinsa, dan lurah.
Ia juga dikenal aktif di cabang olahraga soft tennis. Awal memimpin Pengurus Pusat Persatuan Soft Tennis Indonesia (PP PESTI) untuk periode 2023-2028 dan pada September 2026 turut mendampingi tim Soft Tennis Indonesia pada Asian Games Nagoya.








1 Komentar