RadarLuwu.com, Luwu – Aipda Kusnadi Usman (43), personel Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Sulawesi Selatan, ditemukan tak bernyawa dengan luka tembak di leher pada Selasa sore (3/11/2026) di Mess Halmahera milik PT Masmindo Dwi Area, Desa Rante Balla, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu.
Jasadnya ditemukan sekitar pukul 15.30 Wita di kamar mess yang ia tempati bersama rekannya. Kepolisian menduga pria 43 tahun itu mengakhiri hidupnya sendiri memakai senjata api dinas jenis V2 Sabhara, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) Tim Inafis Satreskrim Polres Luwu. “Korban ditemukan meninggal dunia diduga akibat bunuh diri menggunakan senjata api jenis V2 Sabhara, dengan kondisi luka tembak pada bagian leher,” kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto dalam keterangan tertulis, Rabu (4/11/2026).
Menurut Didik, pagi itu Kusnadi sempat menyampaikan kepada Aiptu Andi Palaloi bahwa dirinya tak akan ikut apel karena kondisi tubuhnya kurang sehat. Ia lalu memilih beristirahat di kamar mess alih-alih bergabung dengan rekan-rekannya.
Peristiwa itu terungkap ketika Andi Palaloi balik dari pos jaga dan hendak masuk ke kamar bersama tersebut. Pintu diketuk, namun tak ada sahutan, sementara grendel terkunci dari sisi dalam. Andi lantas meminta bantuan Aiptu Sahrul Mubarak untuk mengecek, dan keduanya membuka paksa pintu itu. Di dalam, Kusnadi sudah tergeletak di atas ranjang.
Jasad korban dibawa ke RS Bhayangkara Makassar guna kepentingan pemeriksaan medis. Autopsi yang semula direncanakan tidak jadi dijalankan lantaran keluarga menolak, sehingga tim medis hanya melakukan visum luar. “Karena penolakan dari keluarga untuk tidak dilakukan autopsi, sehingga hanya dilakukan visum luar. Jenazah sudah diambil keluarga korban,” ujar Didik.
PT Masmindo Dwi Area menggarap tambang emas di Kecamatan Latimojong. Penempatan personel Ditpamobvit di kawasan tambang termasuk bagian dari pengamanan objek vital, dan peristiwa ini ditangani Polres Luwu bersama jajaran Polda Sulsel.
Baca juga: Masmindo Hitung Nilai Ekonomi Sungai di Hulu DAS Suso, Libatkan Pakar BRIN
Sumber: Tribun Timur — Redaksi RadarLuwu







