Puluhan Hektar Hutan Puncak Indah Terbakar, Tipiter Reskrim Polres Lutim Bentuk Tim Investigasi

Personel Damkar Luwu Timur memadamkan karhutla Puncak Indah Malili hari ketiga
Personel Damkar Luwu Timur menyemprotkan air ke titik api di kawasan hutan Puncak Indah, Malili, dalam pemadaman hari ketiga, Sabtu (3/10/2026). Foto: Dok. Radarluwu

Radarluwu, MALILI — Puluhan hektar lahan kawasan hutan Puncak Indah, Malili, dilahap api hingga hari ketiga, Sabtu (3/10/2026). Satuan Reskrim Polres Luwu Timur menyatakan akan membentuk tim untuk mengidentifikasi dan menginvestigasi seluruh titik sumber api yang memicu kebakaran hutan dan lahan di kawasan itu.

Keterangan itu disampaikan personel Satuan Reskrim Polres Luwu Timur saat ditemui media di lokasi pemadaman. Menurutnya, perkembangan situasi sudah dilaporkan kepada Kapolres Luwu Timur dan pembentukan tim akan segera dilakukan.

“Hingga hari ketiga telah kami laporkan kepada Kapolres akan segera membentuk tim dan akan melakukan identifikasi dan investigasi ke seluruh titik sumber api yang mengakibatkan karhutla di area Puncak Indah Malili,” ujar personel Reskrim di lokasi.

Warga membantu pemadaman karhutla Puncak Indah Malili
Seorang warga ikut menyemprotkan air ke batang pohon yang masih menyisakan bara di kawasan hutan Puncak Indah, Malili, Sabtu (3/10/2026). Foto: Dok. Radarluwu

Pemadaman sendiri masih berlangsung. Tim Damkar Luwu Timur bersama personel jajaran Polres Luwu Timur bekerja bergantian di medan yang terjal dan panas, dengan peralatan tangki dan selang water canon yang terbatas. Keterbatasan alat pelindung diri tidak menyurutkan personel yang tetap bertahan di lokasi untuk menghambat alur api agar tidak meluas.

Pantauan di lokasi, luasan yang terbakar menurut warga di sekitar area pemadaman sudah mencapai ratusan hektar. Warga menilai kebakaran kali ini sebagai yang terluas sepanjang 2026.

“Ini kebakaran yang terluas sepanjang tahun 2026,” ungkap warga yang berada di sekitar area pemadaman.

Bacaan Lainnya

Warga berharap api berhenti pada titik ini dan tidak merambat sampai ke wilayah pemukiman. Mereka juga menyatakan tetap waspada dan siap membantu petugas pemadaman bila dibutuhkan.

“Harapan kami kebakaran hutan dan lahan kebun kali ini cukup di titik sekarang saja, agar tidak merambat sampai ke wilayah pemukiman masyarakat. Kami akan tetap waspada dan siap membantu petugas pemadaman jika dibutuhkan,” tutup warga.

Baca juga: Karhutla Puncak Indah Malili Hari Ketiga, Damkar Lutim Kerahkan 3 Truk Water Canon

Sumber: Liputan edn

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *