Nasarudin 52 Tahun Raib di Rawa Anggoro, Drone Thermal Dikerahkan Basarnas Kendari

Nasarudin 52 Tahun Raib di Rawa Anggoro, Drone Thermal Dikerahkan Basarnas Kendari
Pria 52 Tahun Diduga Hilang di Hutan Konawe, Tim SAR Kerahkan Drone Thermal. Foto: mediakendari.com

RadarLuwu.com, Konawe – Nasarudin, pria berumur 52 tahun yang tinggal di Desa Sambeani, Kecamatan Abuki, Kabupaten Konawe, dilaporkan raib usai berangkat mencari ikan di kawasan rawa sekitar Desa Anggoro, Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe. Kabar kondisi membahayakan manusia itu mengalir ke Comm Centre Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari dari BPBD Konawe, Yundi, pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 23.45 WITA.

Dari rumahnya, Nasarudin bertolak pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 14.00 WITA. Sejumlah kerabat sebenarnya berencana menyusul lantaran sebelumnya sudah bersepakat memancing bersama di rawa tersebut. Namun, ketika tiba di lokasi yang dijanjikan sekitar pukul 17.30 WITA, mereka tak menjumpai Nasarudin. Kendaraan serta tas milik korban justru ditemukan di sekitar tempat pertemuan itu.

Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S, menyatakan bahwa usai laporan diterima, Tim Rescue langsung dimobilisasi menuju lokasi kejadian pada Selasa (15/9/2026) pukul 00.10 WITA. Menurut keterangan KPP Kendari, jarak dari kantor mereka ke lokasi sekitar 90 kilometer. Tim Rescue tiba di lokasi pada pukul 02.04 WITA, lalu mengecek titik dugaan terakhir keberadaan korban dan memastikan area pencarian hingga sekitar pukul 03.00 WITA.

Operasi SAR kemudian dilanjutkan lagi pada pukul 07.00 WITA dengan mengerahkan tim SAR gabungan. Tim dipecah menjadi dua kelompok. Kelompok pertama menyisir sisi kanan seluas kurang lebih 800 x 750 meter memakai metode ESAR (Explore Search and Rescue) sekaligus menelusuri jalan setapak. Sementara kelompok kedua menyisir sisi kiri seluas sekitar 800 x 650 meter dengan metode yang sama. Selain itu, pemantauan lewat drone thermal dipakai untuk memperkuat pencarian.

Dari BMKG, informasi cuaca menyebutkan bahwa kondisi di area pencarian cerah, sementara angin bertiup dari arah timur laut dengan kecepatan sekitar 7 kilometer per jam.

Sejumlah unsur dikerahkan dalam operasi ini, meliputi SMC dan staf SMC KPP Kendari, rescuer KPP Kendari, BPBD Konawe, Damkar Konawe, Polsek Abuki, Bhabinkamtibmas, aparat desa, warga sekitar, hingga keluarga korban. Tim SAR juga membawa beragam peralatan, antara lain rescue car, motor trail, drone thermal, peralatan medis dan evakuasi SAR, perangkat komunikasi, serta perlengkapan pendukung keselamatan lainnya.

Bacaan Lainnya

Upaya keluarga dan kerabat sebelumnya tidak membuahkan hasil, sehingga laporan akhirnya masuk ke Basarnas Kendari. Hingga laporan perkembangan itu diterbitkan, pencarian terhadap Nasarudin masih berlangsung dan belum menemukan titik terang. KPP Kendari menyatakan bakal menyampaikan perkembangan operasi SAR berikutnya.

Sumber: mediakendari.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *