RadarLuwu.com, Palu – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Tengah melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor LPP RRI Palu pada Senin, 21 September 2026. Pertemuan berlangsung di ruang kerja Kepala LPP RRI Palu dan menjadi ajang diskusi mengenai berbagai peluang kolaborasi yang bisa diwujudkan kedua lembaga ke depan.
Ketua KPID Sulawesi Tengah, Andi Kaimuddin, menyampaikan bahwa kunjungan ini pada dasarnya merupakan silaturahmi setelah sekian lama tidak ada komunikasi intensif dengan pihak RRI. Ia menuturkan bahwa pihaknya berinisiatif menyambangi RRI Palu sekaligus membicarakan sejumlah program yang berpotensi dikerjasamakan pada masa mendatang.
Salah satu agenda yang mengemuka dalam pertemuan tersebut adalah rencana mengadaptasi program Sekolah Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) agar tidak lagi hanya digelar secara luring. Andi menjelaskan bahwa ide yang tengah dibahas adalah menyiarkan program edukasi tersebut melalui radio sehingga jangkauan sasarannya lebih luas, tidak lagi terbatas pada kalangan media.
Ia berpendapat bahwa selama ini peserta Sekolah P3SPS didominasi oleh rekan-rekan media. Jika konsep siaran radio bisa terwujud, masyarakat umum dapat turut memahami fungsi lembaga penyiaran sekaligus cara mengawasinya. Lewat radio, publik dinilai bisa memperoleh pemahaman mengenai isi siaran dan peran pengawasan publik terhadap lembaga penyiaran. Apabila rencana ini terealisasi, program Sekolah P3SPS melalui radio berpotensi menjadi yang pertama di Indonesia.
Pembahasan lain dalam pertemuan itu menyangkut pelaksanaan Indeks Penyiaran Indonesia tahun 2026 yang pada tahun ini menyasar lembaga penyiaran radio. Untuk pelaksanaan survei tersebut, Sulawesi Tengah masuk dalam daftar lima provinsi terpilih. Empat provinsi lainnya adalah Banten, Sumatera Barat, Bali, serta satu provinsi di kawasan Maluku.
Andi menambahkan bahwa indeks tersebut mengukur sejumlah aspek penyiaran, termasuk isi siaran dan konten yang didengar oleh masyarakat. Hasil survei nantinya akan dijadikan bahan yang bisa disosialisasikan kepada publik melalui kerja sama dengan RRI Palu. Ia menyebut pihaknya akan kembali bertemu dengan RRI setelah hasil survei tersedia agar sosialisasi bisa dilakukan.
Saat ini, pelaksanaan survei Indeks Penyiaran Indonesia di Sulawesi Tengah masih berjalan dengan mengambil sampel sebanyak delapan radio. Hasilnya diharapkan mampu memberi gambaran mengenai kondisi siaran radio di daerah tersebut sekaligus bagaimana penerimaan masyarakat terhadapnya.
Sumber: rri.co.id

