RadarLuwu.com, Palopo – Kebakaran melanda kawasan hutan lindung di Kelurahan Battang Barat, Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, Sulawesi Selatan. Sekitar lima hektare lahan di kawasan KM 16-20 itu hangus, dan api diduga muncul karena ulah orang yang hendak membuka lahan. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (23/9/2026) sekitar pukul 19.00 Wita.
Sekretaris Damkar Palopo, Salong, menyebut kobaran api terpantau di tiga titik yang posisinya tidak berjauhan. “Luasan terbakar kurang lebih 5 hektare, statusnya hutan lindung semua. Diperkirakan ada unsur kesengajaan, melihat ada 3 titik api yang tidak berjauhan,” ujar Salong, Kamis (24/9).
Menurut Salong, timnya baru menerima kabar kebakaran dari laporan Lurah Battang sekitar pukul 21.09 Wita. Informasi terlambat sampai, katanya, sebab sinyal seluler di sekitar lokasi ikut terganggu saat aliran listrik padam. “Habis magrib kejadiannya itu, cuma mungkin karena kendala jaringan seluler juga terganggu akibat pemadaman listrik jadi lambat informasinya,” bebernya.
Proses pemadaman pun tidak berjalan mulus. Kontur lokasi kebakaran memiliki kemiringan 60-70 derajat sehingga petugas sulit menjangkau titik api. Sebanyak tiga unit mobil pemadam dikerahkan ke kawasan tersebut.
Salong memerinci luas area yang terbakar di masing-masing titik. Titik pertama sekitar satu hektare, titik kedua tidak jauh berbeda sekitar satu hektare, sedangkan titik ketiga paling lebar mencapai tiga hektare.
Api baru berhasil dijinakkan sekitar pukul 01.15 Wita, Kamis dini hari. Salong memastikan tidak ada korban jiwa pada kejadian itu. “Baru jenis tanaman yang terbakar itu pakis hutan dan pinus, api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.15 Wita. Alhamdulillah korban nihil,” imbuhnya.
Sumber: detikSulsel



