Pomdam XIV/Hasanuddin Salurkan Air Bersih ke Warga Tallo Makassar

Pomdam XIV Hasanuddin salurkan air bersih warga Tallo Makassar
Personel Pomdam XIV/Hasanuddin mengisi jerigen air bersih untuk warga Jalan Sultan Abdullah Raya, Kelurahan Tallo, Makassar, 21 Oktober 2026. Foto: Istimewa

MAKASSAR — Personel Polisi Militer Kodam XIV/Hasanuddin turun langsung menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di Jalan Sultan Abdullah Raya, RW 5, Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan itu digelar Pomdam XIV/Hasanuddin bersama Perumda Air Minum Kota Makassar, di tengah kesulitan air bersih akibat kemarau yang melanda sejumlah wilayah kota ini.

Komandan Pomdam XIV/Hasanuddin, Kolonel CPM M. Rokib Jabar, S.H., mengerahkan personelnya untuk mendukung pendistribusian air bersih kepada warga.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga dan memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari. Kepedulian terhadap warga sekitar adalah bagian dari tugas dan tanggung jawab kita bersama,” kata Kolonel CPM M. Rokib Jabar.

Air jadi kebutuhan mendasar

Di lokasi, personel Pomdam membantu warga mengisi jerigen dan wadah air dari truk tangki yang disiapkan. Bagi warga Tallo, air bukan sekadar kebutuhan rumah tangga, melainkan kebutuhan mendasar untuk menjaga kebersihan, kesehatan, dan menunjang aktivitas keluarga.

Warga menyambut baik kegiatan tersebut dan menyampaikan terima kasih atas bantuan Pomdam XIV/Hasanuddin bersama Perumda Air Minum Kota Makassar.

Bacaan Lainnya

Kekeringan di delapan kecamatan

Sebelumnya disebutkan dampak kekeringan meluas ke delapan kecamatan di Kota Makassar, yakni Tallo, Ujung Tanah, Biringkanaya, Tamalanrea, Manggala, Panakkukang, Bontoala, dan Makassar.

Laporan menyebut puluhan ribu warga terdampak di wilayah-wilayah itu. Namun angka pasti dan cakupan resminya masih menunggu konfirmasi data dari instansi terkait.

Kolaborasi lintas institusi

Kerja sama antara Pomdam XIV/Hasanuddin dan Perumda Air Minum Kota Makassar memperlihatkan pentingnya kolaborasi lintas institusi dalam merespons cepat kebutuhan masyarakat.

Kegiatan itu diharapkan tidak berhenti pada bantuan sesaat, tetapi mendorong kerja sama berkelanjutan agar warga memperoleh kepastian akses air bersih, terutama saat kemarau panjang.

Sumber: RadarLuwu

Pos terkait