Sampah Menggunung Sepekan di Gowa, 27 Armada DLH Berhenti Imbas BBM dan TPA Ditutup

Sampah Menggunung Sepekan di Gowa, 27 Armada DLH Berhenti Imbas BBM dan TPA Ditutup
MENUMPUK: Tumpukan sampah mengular di ruas jalan Matahari, Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (21/9/2026). Foto: KOMPAS.com/Abdul Haq Yahya Maulana T.

RadarLuwu.com, Gowa – Tumpukan sampah menggunung di sejumlah titik di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, sejak lebih dari sepekan terakhir. Kondisi itu kian meluas hingga ke badan jalan dan mengganggu aktivitas warga, terpantau Senin (21/9/2026).

Sampah rumah tangga yang setiap hari rutin diangkut armada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gowa kini menumpuk tak terurus. Selain bau menyengat, serakan sampah di ruas jalan membuat pengguna lalu lintas terganggu. Titik terparah berada di kawasan Sungguminasa, Kecamatan Sombaopu, yang menjadi pusat administrasi pemerintahan Kabupaten Gowa.

Kepala DLH Gowa Andi Abdul Kadir membeberkan dua penyebab mandeknya pengangkutan sampah. Pertama, belum ada anggaran dari pemerintah daerah untuk membeli bahan bakar minyak (BBM) bagi 27 unit armada pengangkut sampah. DLH sebelumnya mengajukan kompensasi berupa perpanjangan waktu pelunasan ke pengelola SPBU, namun permintaan itu tak dipenuhi karena sudah melewati 15 hari tanpa kepastian anggaran. “Sehingga pihak SPBU menghentikan pasokan BBM-nya,” ujarnya melalui sambungan telepon, Senin.

Penyebab kedua datang dari tempat pembuangan akhir (TPA). Pemilik lahan TPA Cadika di Desa Pabbentengang, Kecamatan Bajeng, menutup akses pembuangan sampah karena sewa lahan yang dibayar Pemkab Gowa menunggak sejak lama. Kadir Daeng Nyampa, pemilik lahan, mengaku hanya menuntut kejelasan soal pembayaran tersebut. “Setiap hari puluhan truk sampah yang diangkut ke sini tapi tidak ada kepastian pembayaran sewa,” katanya.

Warga yang tinggal di sekitar penumpukan sampah mengaku baru kali ini menghadapi kondisi seperti itu. “Sampah sudah seminggu lebih tidak diangkut,” ujar Tauhid (43), salah seorang warga di ruas jalan kawasan Sungguminasa.

Hingga berita ini ditulis, belum ada solusi yang disiapkan Pemkab Gowa untuk mengakhiri penumpukan sampah yang membuat warga resah tersebut.

Bacaan Lainnya

Sumber: Kompas.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *